- PT BRI menyalurkan mobil operasional pendidikan kepada Yayasan Krida Nusantara di Bandung melalui program TJSL BRI Peduli.
- Bantuan kendaraan ini bertujuan meningkatkan mobilitas kegiatan belajar mengajar.
- Kontribusi BRI ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli.
Wujud nyata komitmen terbaru ini adalah penyaluran satu unit mobil operasional pendidikan kepada Yayasan Krida Nusantara di Bandung.
Bantuan kendaraan operasional ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan mobilitas kegiatan belajar mengajar serta mendukung berbagai aktivitas pendidikan di lingkungan Yayasan Krida Nusantara.
Langkah ini merupakan kontribusi konkret BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas. Tujuan global yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini bertujuan memastikan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas, serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
SDGs 4 menitikberatkan pada peningkatan akses pendidikan, penyediaan fasilitas pendidikan yang aman dan memadai, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Bantuan kendaraan dari BRI ini menjadi kontribusi nyata dalam upaya pemenuhan target-target tersebut.
Tri Wulandari Apriani, Regional Funding & Retail Transaction Banking Head Regional 9 Bandung, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting pembangunan berkelanjutan yang senantiasa menjadi fokus utama BRI.
"Kami di BRI menyadari bahwa Pendidikan Berkualitas adalah pondasi utama pembangunan berkelanjutan. Bantuan mobil penunjang pendidikan ini adalah wujud nyata komitmen kami melalui program TJSL BRI Peduli untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Kami berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung kebutuhan sarana prasarana dan operasional sekolah," ujar Tri Wulandari Apriani.
Baca Juga: Persija Jakarta Pindah Markas ke Manahan, Mauricio Souza Waspadai Kekuatan Teknis Persik Kediri
Dodi Wahyu Budiarso memperkuat pernyataan tersebut, menegaskan bahwa BRI terus memperkuat sinergi dengan institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan.
"BRI tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga pada bagaimana kami dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Kami mengapresiasi Yayasan Krida Nusantara yang telah berperan besar dalam mendidik putra-putri terbaik bangsa. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk kebaikan bersama,” tutup Dodi.
Melalui konsistensi program TJSL ini, BRI menegaskan posisinya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang secara aktif hadir untuk negeri dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia, selaras dengan target SDGs nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut