Bola / Bola Indonesia
Kamis, 20 November 2025 | 10:55 WIB
Persija Jakarta (IG Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija incar kemenangan kelima lawan Persik di Stadion Manahan.

  • Pelatih Souza waspada kekuatan Persik meski tanpa tiga pemain pilar.

  • Macan Kemayoran berjarak tujuh poin dari puncak klasemen liga.

Suara.com - Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta, mematok target jelas untuk menambah koleksi tiga poin saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, pada hari Kamis, 20 November, dengan pelatih Mauricio Souza memimpin skuatnya.

Klub Ibu Kota ini tengah berada dalam momentum positif yang impresif setelah berhasil kembali ke jalur kemenangan sejak pertengahan Oktober.

Rentetan kemenangan mereka dimulai dengan menaklukkan Persebaya Surabaya 3-1 pada 18 Oktober lalu di kandang lawan.

Secara berurutan, Persija sukses mengalahkan Madura United 1-0, menundukkan PSBS Biak 3-1, dan mencuri kemenangan 2-1 dari markas Arema FC.

Serangkaian hasil maksimal ini mengangkat posisi Persija ke peringkat kedua klasemen sementara Super League dengan total perolehan 23 poin.

Mereka kini berjarak tujuh angka dari pemuncak klasemen liga, Borneo FC, dalam perburuan gelar juara.

Di hadapan media, juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza, mengungkapkan ambisi timnya untuk mengamankan poin penuh.

“Kami memiliki tujuan yang jelas dalam pertandingan. Tentu saja kami ingin mendapat tiga poin. Dan inilah yang kami harapkan dapat dilakukan di pertandingan besok,” ujar Souza dalam konferensi pers.

Baca Juga: Bebas Sanksi, Pulga Vidal Siap Mati-matian untuk PSIM Yogyakarta

Meskipun menyandang status sebagai tuan rumah, Persija sekali lagi harus melakoni laga kandang di luar Jakarta.

Keputusan ini diambil lantaran kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) tidak memadai pasca-digelarnya konser musik di sana.

Oleh karena itu, Surakarta kembali menjadi "rumah sementara" bagi Macan Kemayoran, seperti saat mereka menjamu PSBS Biak pada akhir Oktober.

Menanggapi situasi ini, Souza tetap menunjukkan sikap profesional dan fokus pada pertandingan yang akan datang.

“Tentu saja kami ingin bermain di Jakarta. Di stadion kami dengan penonton kami. Tapi kami mengerti situasinya dan kami sangat senang untuk datang ke Solo,” kata pelatih tersebut.

Souza memastikan bahwa seluruh pemain Persija dalam keadaan siap tempur, meskipun ada beberapa pilar utama yang tidak dapat bermain.

Pemain asing Allano Souza dipastikan absen karena harus menjalani skorsing, sedangkan Ryo Matsumura dan Gustavo Almeida masih dalam tahap pemulihan cedera.

Meski demikian, Souza enggan menganggap remeh lawan mereka, Persik Kediri, yang saat ini berada di peringkat 13 dengan 12 poin.

Perbedaan posisi klasemen yang cukup signifikan tidak membuat Souza mengabaikan potensi bahaya dari tim berjuluk Macan Putih itu.

“Persik setiap tahun bikin tim yang bagus. Secara teknik, Persik itu sangat kuat. Tim yang punya organisasi dengan baik. Pasti itu memaksa kami bekerja keras besok, kami harus fokus total,” jelas Souza.

Dalam kesempatan yang sama, Souza juga mengapresiasi gol indah yang dicetak bek Rizky Ridho ke gawang Arema FC, yang kini masuk nominasi Puskas Award FIFA.

Gol spektakuler tersebut menuai pujian tinggi dari sang pelatih sebagai bentuk keberuntungan dan keindahan permainan.

“Semua akan pilih dia (Rizky Ridho) untuk dia jadi yang terbaik, sehingga dia bisa berangkat ke sana. Jadi gol paling cantik itu gol Puskas. Itu beruntung, tapi dia mencetak gol bagus,” tutup Souza mengenai nominasi tersebut.

Persija harus bekerja keras untuk mempertahankan rekor kemenangan beruntun mereka demi terus menempel ketat Borneo FC.

Laga ini menjadi krusial bagi Persija untuk memperkokoh posisi mereka di papan atas Super League musim ini.

Load More