- BLT Kesra 2025 adalah stimulus Kemensos cair Rp900.000 dirapel tiga bulan untuk 35,05 juta KPM desil 1-4.
- Penerima bantuan ini harus terdaftar di DTSEN dan diverifikasi melalui data kependudukan yang valid oleh Kemensos.
- Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan menggunakan NIK KTP melalui situs resmi Kemensos.
Suara.com - Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kembali menjadi topik hangat yang dicari masyarakat Indonesia, khususnya terkait pencairan dana senilai Rp900 ribu.
BLT Kesra adalah inisiatif strategis pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memberikan dukungan sosial dan meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
Untuk menjamin transparansi dan aksesibilitas, Kemensos telah menyediakan saluran resmi bagi masyarakat untuk memverifikasi status penerimaan mereka secara mandiri, hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Nominal, Skema Pencairan, dan Target Penerima BLT Kesra 2025
BLT Kesra 2025 merupakan bantuan stimulus tambahan yang skema penyalurannya berbeda dari program reguler seperti PKH atau BPNT.
Nominal dan Periode: Bantuan ini diberikan sebesar Rp300.000 per bulan. Penyalurannya dilakukan secara dirapel (sekaligus tiga bulan), yang mencakup periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Total Dana Diterima: Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak mendapatkan total Rp900.000 dalam satu kali pencairan.
Target Anggaran: Menteri Keuangan melaporkan bahwa penyaluran telah mencapai Rp20 triliun per 3 November 2025, dari total anggaran Rp31 triliun.
Target KPM: Bantuan ini ditujukan kepada 35,05 juta KPM, di mana penerimanya dikhususkan bagi masyarakat dari kelompok miskin di desil 1 hingga desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Bansos dan BLTS Tahap Dua Cair Pekan Ini, Mensos Ungkap Hasil Verifikasi DTSEN
BLT Kesra bukan program reguler, melainkan stimulus tambahan yang didasarkan pada data DTSEN. Persyaratan utama bagi calon penerima meliputi:
- Terdaftar resmi dalam database DTSEN Kemensos.
- Memiliki penghasilan yang dikategorikan rendah (miskin desil 1-4).
- Tidak menerima bantuan ganda sejenis dari program pemerintah lainnya.
- Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang aktif dan valid.
- Berdomisili sesuai data kependudukan.
- Verifikasi dan validasi status akhir penerima akan selalu dilakukan oleh Kemensos bersama pemerintah daerah.
Cara Cek Status Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan secara daring (online) dengan mudah dan aman menggunakan NIK KTP melalui dua saluran resmi:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos (cekbansos.kemensos.go.id)
Buka situs resmi Kemensos di tautan: [tautan mencurigakan telah dihapus].
Masukkan detail alamat domisili (Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak
-
Penunggak Pajak Jumbo Baru Setor Rp 13,1 T dari Total Rp 60 T