Suara.com - PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian meraih World Champion pada ajang PMO Global Awards 2025, sebuah gelaran kompetisi dunia pada bidang Project Management Office yang diselenggarakan oleh Project Management Institute (PMI) di Phoenix, Arizona, pada Jumat (14/11).
Titel bergengsi ini diraih setelah Pegadaian menunjukkan kapabilitas global yang luar biasa, mengungguli 65 Tim PMO dari 30 negara dan 5 benua berbeda yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Pegadaian berhasil membuktikan keunggulan dalam pengelolaan portofolio, program, dan proyek strategis, menempatkan Indonesia di puncak tertinggi manajemen proyek dunia. Tidak hanya bagi Pegadaian, prestasi ini turut mengharumkan nama Indonesia dan Asia Pacific di kancah internasional.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut yang sekaligus mengukuhkan posisi Pegadaian sebagai salah satu perusahaan yang menjalankan PMO dengan baik.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Kemenangan ini mempertegas posisi Pegadaian sebagai salah satu perusahaan yang menjalankan PMO dengan inovatif, adaptif, dan berdampak, serta membuktikan bahwa Pegadaian mampu bersaing dan diakui pada tingkat global. Prestasi ini merupakan buah dari perjalanan panjang dan konsisten Pegadaian, kami akan terus berupaya untuk lebih inovatif, berdampak dan berkelanjutan untuk mewujudkan visi Pegadaian sebagai The Leader in Gold Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion di Indonesia, yang tentunya tetap berlandaskan dengan GCG,” ungkap Damar.
Sebelumnya pada tahun 2022, Pegadaian untuk pertama kalinya mengikuti ajang PMO Global Awards, dengan meraih juara Regional Asia Pacific, namun sayangnya langkah Pegadaian terhenti di tingkat regional tersebut. Pada tahun ini, Pegadaian kembali menjuarai dan menjadi perwakilan Regional Asia Pacific, yang kemudian menjadi langkah Pegadaian untuk meraih gelar tertinggi World Champion di ajang PMO Global Awards 2025.
Konsistensi ini menunjukkan komitmen Pegadaian dalam memperkuat governance dan efektivitas eksekusi proyek, serta menciptakan nilai tambah melalui transformasi yang terstruktur dan berkelanjutan, yang kini diakui sebagai model terbaik di dunia.
“Pencapaian ini didorong oleh kuatnya kultur kolaborasi antara unit-unit kerja di Pegadaian, serta kegigihan untuk terus menjadi lebih baik, yang telah membawa dampak nyata bagi perjalanan transformasi korporasi maupun sisi bisnis yang kian menguat,” tambah Damar.
Pegadaian menyadari bahwa transformasi bukan hanya sekadar agenda, namun sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan tekad, konsistensi, dan kegigihan. Melalui PMO Pegadaian, peran strategis dalam mendorong transformasi korporasi akan terus diperkuat untuk memastikan setiap inisiatif memberikan nilai maksimal bagi perusahaan.***
Baca Juga: Pemerintah Bakal Kirim 500 Ribu TKI ke Luar Negeri Tahun Depan, Ini Syarat dan Sumber Rekrutmennya
Berita Terkait
-
Cara Menghitung Simulasi Tabungan Emas Pegadaian, Ini Bunga dan Biayanya
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan
-
Cara Menghitung Simulasi Cicil Emas di Pegadaian, Berapa Biayanya?
-
Daftar Lengkap Harga Emas Akhir Pekan di Pegadaian: Ada yang Turun Lagi!
-
Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian, Ini Syarat dan Prosesnya sampai Dana Cair
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif