Suara.com - Pegadaian terus mengembangkan berbagai lini bisnis dan layanannya, tidak terbatas pada urusan gadai saja. Kini Anda bisa memanfaatkan Tabungan Emas Pegadaian untuk memiliki simpanan di kemudian hari. Cara menghitung simulasi Tabungan Emas Pegadaian bisa Anda cermati di artikel ini.
Tabungan Emas Pegadaian sendiri merupakan layanan penitipan saldo emas 24 karat yang memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi emas secara mudah, aman, dan terpercaya. Anda dapat menabung dari nominal kecil, dan saldo yang terkumpul akan dicatat dalam satuan gram emas.
Nantinya emas yang ditabung ini dapat dicetak menjadi emas batangan atau dijual kembali dengan harga yang telah disepakati. Untuk tahu cara menghitung simulasi Tabungan Emas Pegadaian, Anda bisa cek penjelasnanya di sini.
Cara Menghitung Simulasi Tabungan Emas Pegadaian
Sebelum tahun simulasi menghitung Tabungan Emas Pegadaian, ada baiknya Anda tahu cara menabungnya terlebih dahulu. Dengan metode online, berikut langkahnya.
- Unduh aplikasi Pegadaian Digital.
- Pilih menu Buka Tabungan Emas pada menu utama.
- Isi formulir permohonan untuk membuka rekening Tabungan Emas secara online.
- Lengkapi syarat dan unggah kartu identitas diri yang Anda miliki.
- Pilih outlet Pegadaian terdekat untuk pengambilan buku rekening Tabungan Emas secara fisik.
- Tentukan metode pembayaran yang digunakan untuk transaksi awal.
- Lakukan pembelian emas sebesar Rp50,000 dan lakukan pembayaran sesuai petunjuk.
- Rekening Tabungan Emas sudah aktif dan bisa diambil di cabang Pegadaian tempat pendaftaran yang dipilih tadi.
Sebenarnya cara menghitung simulasi Tabungan Emas Pegadaian ini sendiri bisa dilakukan dengan cepat menggunakan fitur yang tersedia pada aplikasi atau situs resmi Pegadaian pada https://sahabat.pegadaian.co.id/simulasi/simulasi-tabungan-emas. Di laman tersebut juga tersedia dinamika harga emas secara periodik, dan informasi lain yang bisa digunakan.
Anda dapat memasukkan jumlah nominal uang yang Anda miliki pada tabel yang tersedia, dan secara otomatis akan memperoleh gambaran jumlah emas yang akan didapatkan sebagai tabungan. Untuk jual, cara yang sama bisa dilakukan dengan metode serupa.
Secara berkala, nilai tabungan emas Anda dapat dilihat pada rekening yang Anda miliki. Anda juga dapat memonitor perkembangan harga emas dari hari ke hari, dan menentukan kapan waktu pembelian paling tepat dilakukan.
Bunga dan Biaya Tabungan Emas Pegadaian
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan
Jika dicermati, tidak terdapat bunga yang diberikan pada layanan Tabungan Emas Pegadaian ini. Pada dasarnya, layanan ini tidak benar-benar berupa tabungan pada umumnya, hanya layanan penitipan dan bukan peminjaman.
Namun demikian ada beberapa biaya yang harus dicermati jika Anda ingin membuka tabungan emas tersebut. Beberapa biayanya antara lain:
- Biaya administrasi, Rp10.000 saat pembukaan rekening
- Biaya pengelolaan rekening, Rp30.000 per tahun
- Biaya materai, Rp10.000 saat pembukaan rekening
- Biaya transfer emas, Rp2.000 per transaksi jika ingin memindahkannya ke rekening lain
- Biaya cetak rekening koran, Rp2.000 per lembar
- Biaya ganti buku, Rp10.000 jika buku tabungan hilang atau rusak
- Biaya tutup rekening, Rp30.000
- Biaya transaksi di Agen Pegadaian, Rp2.000 per transaksi
Jadi pada dasarnya tabungan yang Anda miliki harus terus ditambah jika tidak ingin terus tergerus oleh biaya-biaya rutin yang muncul seperti misalnya biaya pengelolaan rekening ini. Meski kecil, namun dapat mengurangi nilai emas yang Anda miliki secara berkala.
Itu tadi sedikit informasi tentang cara menghitung simulasi tabungan emas pegadaian yang bisa diberikan pada artikel ini. Semoga menjadi artikel yang berguna untuk Anda dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya semoga berguna!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai