Suara.com - Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkelanjutan kembali membuahkan hasil gemilang. Pegadaian berhasil mempertahankan predikat Most Trusted Company dalam ajang bergengsi Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025. Predikat ini diperoleh Pegadaian berdasarkan penilaian komprehensif CGPI atas keberhasilan penerapan GCG perusahaan selama periode tahun 2024-2025.
Ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan majalah SWA ini digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, pada Selasa (25/11). Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Departemen Good Corporate Governance PT Pegadaian, Rizkillah Suryo Wibowo.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan PT Pegadaian, Ismail Ilyas menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah wujud nyata dari komitmen dalam menjalankan GCG.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pegadaian dalam mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan dan transparansi yang telah kami jalankan dengan baik selama ini,” ujar Ismail.
Keberhasilan Pegadaian dalam mempertahankan predikat ini menunjukkan peningkatan skor penerapan GCG yang terus membaik sejak pertama kali Pegadaian mengikuti program CGPI pada 2019, di mana 2025 ini menjadi tahun ketujuh keikutsertaan Pegadaian dalam penilaian IICG dan Pegadaian berhasil memperoleh skor 89.05 yang meningkat dari tahun sebelumnya.
Ajang Corporate Governance Perception Index Award 2025 mengusung tema “Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan Dalam Kerangka Good Corporate Governance (GCG).” Tujuan dari program CGPI adalah untuk mendorong perusahaan mengintegrasikan, membangun, dan mengatur kembali sumber daya internal dan eksternal demi menciptakan kapabilitas baru dan peluang pasar dalam lingkungan bisnis yang dinamis, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, hingga meningkatkan daya saing perusahaan sesuai dengan prinsip GCG.
Proses penilaian yang ketat melibatkan serangkaian tahapan, termasuk pengisian kuesioner self assessment oleh responden internal dan stakeholder, penilaian dokumentasi kebijakan, dan pemaparan materi perusahaan sesuai dengan tema CGPI. Tiga aspek utama yang menjadi fokus penilaian CGPI adalah struktur tata kelola (governance structure), proses tata kelola (governance process), dan hasil tata kelola (governance outcome).
“Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh Insan Pegadaian untuk senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, menjadikan Pegadaian sebagai perusahaan terpercaya dan beretika bagi masyarakat, serta memastikan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip GCG pada setiap aktivitas operasional bisnis,” tutup Ismail.***
Baca Juga: Pegadaian Torehkan Sejarah, Menjadi Juara Dunia PMO Global Awards 2025
Berita Terkait
-
Pegadaian Torehkan Sejarah, Menjadi Juara Dunia PMO Global Awards 2025
-
Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards 2025 Sukses Digelar, Ini Daftar Para Jawaranya
-
Dukung Implementasi SEOJK No. 7/SEOJK.05/2025, AdMedika Perkuat Peran Dewan Penasihat Medis
-
Tembus 2 Juta Pengguna, Tring! by Pegadaian Bukti Komitmen Digitalisasi Emas dan Inklusi Finansial
-
Bullion Connect 2025: Forum Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Bulion Nasional
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS