- Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto instruksi percepatan belanja K/L demi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
- Realisasi belanja kementerian/lembaga baru 70 persen, ditargetkan mencapai 95 persen di akhir tahun 2025.
- Pemerintah memberikan stimulus transportasi berupa diskon beragam moda dari 22 Desember hingga awal Januari 2026.
Suara.com - Pemerintah hanya memiliki waktu sekitar satu bulan lebih untuk mengejar target realisasi belanja kementerian dan lembaga hingga akhir tahun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan percepatan belanja negara menjadi salah satu instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Airlangga menyebut hingga saat ini tingkat serapan belanja kementerian/lembaga besar baru mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah pun menargetkan realisasi dapat menembus 95 persen di ujung tahun.
“Pertumbuhan ekonomi itu terkait dengan akselerasi belanja. Itu sampai hari ini Kementerian/Lembaga besar sudah sekitar 70 persen, dan diharapkan nanti pada saat di akhir tahun bisa mencapai 95 persen,” katanya di Istana Negara, Kamis (27/11/2025).
Ia menyampaikan bahwa belanja pemerintah tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga menjadi pendorong bagi program-program unggulan Presiden. Airlangga memastikan sejumlah program prioritas terus digenjot agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaannya.
“Termasuk program-program unggulan Bapak Presiden, MBG, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, listrik pedesaan juga terus akan diakselerasi,” ucapnya.
Pemerintah juga menyiapkan rangkaian stimulus belanja masyarakat melalui berbagai program potongan harga selama Desember hingga awal Januari 2026. Airlangga merinci sejumlah insentif sektor transportasi yang telah diumumkan pemerintah.
“Diskon kereta api yang besarnya 30 persen, periodenya 22 Desember sampai 10 Januari, target 1.509.000 orang. Kemudian diskon tarif angkutan laut sebesar 20 persen, periodenya 17 Desember sampai 10 Januari, targetnya 405.881 penumpang,” tuturnya.
“Diskon 100 persen untuk pelabuhan ataupun 19 persen dari tarif terpadu, itu periodenya 22 Desember sampai 10 Januari, targetnya 227.560 penumpang dan 491 dan 2.026 kendaraan. Diskon tiket pesawat besarnya 13 sampai 14 persen, periodenya 22 Desember sampai 10 Januari, targetnya 3,5 juta penumpang. Kemudian diskon tarif tol yang besarnya 10 sampai 20 persen," ungkapnya.
Lebih lanjut, pemerintah juga memproyeksikan besarnya belanja publik yang akan terjadi selama masa liburan dan kampanye belanja nasional.
Baca Juga: Mulai Malam Ini Pemerintah Resmi Kasih Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Besar-besaran
“Dari program belanja, itu diharapkan spending masyarakat pada waktu bulan Januari sebesar Rp116 triliun,” ujar Airlangga.
Belanja itu berasal dari beberapa kampanye besar yang diadakan pada akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026.
“Hari Belanja Nasional yaitu 10 sampai 16 Desember, transaksinya diperkirakan Rp33 sampai Rp34 triliun. Belanja di Indonesia saja targetnya bisa sampai Rp30 triliun, tanggal 18 sampai 4 Januari. Kemudian Epic Sale itu di minimarket, itu 1 sampai 31 Desember, target transaksinya Rp56 triliun,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Insentif Industri Otomotif? Menperin Agus Bilang Oke, Menko Airlangga: Enggak Perlu!
-
Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen, Kalah Optimistis dari Purbaya
-
Upah Magang Nasional Tahap 1 Cair, Airlangga: Alhamdulillah Sudah Dibayar!
-
Jelang Akhir Tahun Realisasi Penyaluran KUR Tembus Rp240 Triliun
-
Pemerintah Akan Tata Ulang Legalitas IKN Setelah MK Batalkan HGU 190 Tahun
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung
-
Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT
-
Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang
-
Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya
-
Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I
-
IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina
-
IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong
-
Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan
-
Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara