- PT Bank Tabungan Negara (BTN) berencana meluncurkan produk kredit buy now pay later (BNPL) pada kuartal pertama tahun depan.
- Peluncuran paylater ini merupakan upaya BTN mengoptimalkan bisnis perseroan pada segmen nasabah ritel.
- BTN juga menargetkan peluncuran kartu kredit dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) pada kuartal kedua tahun 2026.
Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) segera meluncurkan produk kredit buy now pay later (BNPL) atau paylater. Adapun peluncuran ini akan dilakukan pada kuartal I tahun depan
Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan paylater ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk mengoptimalkan bisnis di segmen ritel.
"Baik itu kartu kredit maupun paylater, Insha Allah mungkin tahun depan, tahun depan di awal tahun kita akan bikin produk itu,” kata Rully saat dijumpai di Gedung Dhanapala, dikutip Jumat (28/11/2025).
Dia berharap produk ini dapat menjangkau segmen nasabah yang lebih luas, terutama mereka yang membutuhkan fleksibilitas pembayaran. Dia pun akan meningkatkan kelancaran proses peluncuran produk baru ini.
"Kita mau buat produk itu semuanya harus smooth. Memang berharapnya tahun ini kita bisa. Tapi kita melihat dengan keterbatasan waktu, sepertinya baru awal tahun," bebernya.
Selain itu, perseoran juga berencana meluncurkan kartu kredit dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk menyasar pada segmen konsumer. Dua produk tersebut ditargetkan akan diluncurkan pada kuartal II 2026.
"Baik itu kartu kredit maupun paylater, Insha Allah mungkin tahun depan, tahun depan di awal tahun kita akan bikin produk itu. Termasuk juga kredit kendaraan bermotor, auto loan," imbuhnya.
Rully optimis tahun depan permintaan akan kembali positif. Hal itu didukung dengan berbagai program pemerintah yang telah dijalankan.
"Tetapi dengan banyak inisiatif dari pemerintah, program dari Presiden, harusnya juga daya beli itu berangsur atau membaik. Jadi kami masih punya keyakinan daya beli itu nanti akan lebih membaik di tahun depan. Tetapi daya beli di tahun ini pun saya rasa kita bisa create market juga, create demand dari customer kita," pungkasnya.
Baca Juga: Ratu Maxima Terkejut Ada Bank Terima Bayar KPR Lewat Sampah, Gimana Mekanismenya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah