Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan sebanyak 600 kilogram pakaian layak pakai melalui Program RE3 (Reduce, Re-love, Restyle) sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan yang mengusung prinsip 3P (People, Planet, Profit). Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Insan PNM dalam memperpanjang siklus hidup pakaian sekaligus menghadirkan manfaat sosial langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui Aksi RE3, pakaian ini sampai ke warga Kampung Nelayan Cililitan, Yayasan ODGJ Al Fajar Berseri Bekasi, Gubug Ngaji Bantar Gerbang, hingga Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Melalui penyaluran ini, PNM menyaksikan bagaimana pakaian yang semula tersimpan kembali memiliki makna baru bagi para penerima. Ucapan terima kasih yang tulus dan senyum saat menemukan baju yang pas menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana kebaikan sekecil apa pun dapat berarti besar bagi mereka.
Salah satu penerima manfaat, Ratna Wiyah, mengungkapkan bahwa pakaian yang diterimanya sangat membantu kebutuhan keluarganya sehari-hari. Ia mengaku terharu karena bantuan tersebut datang dalam kondisi layak dan masih sangat baik digunakan. Dengan nada penuh syukur, Ratna mengatakan, "Terima kasih banyak, sekarang saya dapat kerudung dan baju-baju yang bagus. Ini sangat membantu kami."
Hal serupa disampaikan Wargini yang merasa bersyukur atas perhatian yang diterimanya. Ia menuturkan, “Terima kasih PNM sudah membantu orang-orang yang kurang mampu seperti saya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami.”
Dari sisi lingkungan, Program RE3 juga menjadi langkah nyata PNM dalam mendukung pengurangan limbah tekstil dan mendorong praktik ekonomi sirkular. Melalui konsep re-love dan restyle, pakaian yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah kini kembali memiliki nilai guna, sekaligus membantu mengurangi beban lingkungan dari konsumsi fesyen berlebih.
Selain memberi dampak sosial dan lingkungan, implementasi program ini turut melibatkan nasabah PNM yang memiliki usaha laundry dalam proses pencucian, penyortiran, dan pengemasan pakaian, sehingga membuka peluang ekonomi tambahan dan memperkuat ekosistem usaha ultra mikro berbasis keberlanjutan.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa Program RE3 merupakan refleksi budaya kepedulian yang tumbuh di lingkungan PNM dan terus diarahkan agar memberi dampak nyata.
"Bagi PNM, program RE3 merupakan bentuk kepedulian yang dihadirkan secara nyata bagi mereka yang membutuhkan. Setiap helai yang dibagikan kami harap tak hanya menghangatkan, tetapi juga menumbuhkan harapan, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga bumi dan memperkuat nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Dodot.
Baca Juga: Komitmen PNM Hijaukan Negeri: Menumbuhkan Harapan dari Akar Bumi
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, PNM terus menghadirkan program yang menjangkau, merangkul, dan menguatkan masyarakat, khususnya mereka yang berada di lapisan paling rentan. PNM percaya bahwa setiap perjuangan layak untuk ditemani, dan setiap langkah kecil yang diulurkan bersama dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih bermakna dan berdaya.***
Tag
Berita Terkait
-
Komitmen PNM Hijaukan Negeri: Menumbuhkan Harapan dari Akar Bumi
-
Berkat Program PNM Mekaarpreneur, Usaha Kerupuk Udang Naik Kelas
-
PNM Umumkan Kompetisi Video bagi SMA Sederajat, Cek Syarat & Ketentuan Lengkapnya
-
Faber Instrument Hadirkan Inovasi Audio Kayu Jati Melalui Ekosistem BRI UMKM EXPO(RT)
-
Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi & Usaha Kian Bertumbuh
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya
-
AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen
-
OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan
-
Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak