Ilustrasi pasar tradisional. (Unsplash.com/Falaq Lazuardi)
Baca 10 detik
- Pada Rabu, 3 Desember 2025, Badan Pangan Nasional mencatat harga pangan nasional beragam dengan kenaikan tertinggi pada cabai rawit merah.
- Beberapa komoditas protein hewani mengalami kenaikan harga, sementara daging sapi dan telur ayam ras menunjukkan sedikit pelemahan.
- Harga beras nasional dilaporkan mengalami tren penurunan pada semua jenis beras, baik medium maupun premium.
Gula konsumsi tercatat naik Rp22, meski dalam data tercantum sebagai penurunan persentase. Garam konsumsi turun Rp64 (-0,56 persen) menjadi Rp11.363.
Harga beras nasional menunjukkan tren penurunan di semua jenis.
Beras medium turun Rp22 (-0,17 persen) menjadi Rp13.479, beras premium turun Rp6 (-0,04 persen) menjadi Rp15.520, dan beras SPHP turun Rp3.
Secara umum, harga pangan nasional hari ini masih didominasi pergerakan tipis, kecuali cabai rawit merah yang mencatat kenaikan cukup signifikan.
Tren ini menjadi indikator dinamika pasokan dan permintaan menjelang akhir tahun, terutama untuk komoditas yang sensitif terhadap perubahan distribusi dan cuaca.
Komentar
Berita Terkait
-
Prabowo Telepon Mentan Amran Malam-malam, Tanya Harga Pangan Ketimbang Saham
-
Sri Mulyani Klaim Harga Pangan Sangat Stabil saat Ramadan dan Lebaran
-
Mentan Amran Sidak Kantor Pos: Operasi Pasar Perintah Presiden untuk Jaga Harga
-
Info Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp102.200 per Kg!
-
Prabowo Wanti-wanti Harga Pangan Jangan Naik Selama Ramadan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
-
Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun
-
Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz