- Pada Rabu, 3 Desember 2025, Badan Pangan Nasional mencatat harga pangan nasional beragam dengan kenaikan tertinggi pada cabai rawit merah.
- Beberapa komoditas protein hewani mengalami kenaikan harga, sementara daging sapi dan telur ayam ras menunjukkan sedikit pelemahan.
- Harga beras nasional dilaporkan mengalami tren penurunan pada semua jenis beras, baik medium maupun premium.
Suara.com - Harga pangan nasional menunjukkan pergerakan beragam pada perdagangan pada Rabu (3/12/2025).
Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru melemah tipis.
Data harga rata-rata pangan dari Badan Pangan Nasional (BPN) mencatat, komoditas cabai rawit merah menjadi penyumbang kenaikan tertinggi.
Cabai rawit merah tercatat naik Rp2.980 atau 5,14 persen menjadi Rp60.929 per kilogram, menjadikannya komoditas dengan lonjakan harga paling besar pada laporan terbaru ini.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang bertambah Rp258 (0,43 persen) menjadi Rp59.145, serta cabai merah besar yang naik Rp85 (0,15 persen) ke level Rp55.276 per kilogram.
Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras naik Rp116 (0,30 persen) menjadi Rp39.092 per kilogram.
Ikan tongkol ikut naik Rp127 (0,36 persen) menjadi Rp35.205, sementara ikan kembung naik Rp295 (0,70 persen) menjadi Rp42.686 per kilogram.
Bawang putih bonggol turut mengalami kenaikan tipis Rp12 (0,03 persen), sedangkan bawang merah justru naik lebih tinggi yaitu Rp722 (1,64 persen) menjadi Rp43.157 per kilogram.
Sebaliknya, daging sapi murni melemah Rp27 (-0,02 persen) ke level Rp134.909.
Baca Juga: Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Terus Melonjak
Harga telur ayam ras relatif stabil dengan penurunan tipis Rp3 (-0,01 persen) menjadi Rp30.843 per kilogram.
Ikan bandeng juga turun Rp100 (-0,28 persen) ke angka Rp35.408.
Di kelompok minyak goreng, pergerakan harga cenderung datar.
Minyak goreng kemasan naik tipis Rp4 (0,02 persen) menjadi Rp20.904, sedangkan minyak goreng curah turun Rp30 (-0,17 persen) ke Rp17.543.
Minyakita stabil dengan penurunan sangat kecil Rp1 (-0,01 persen) menjadi Rp17.478 per liter.
Untuk komoditas bahan pokok lainnya, tepung terigu curah turun Rp4 (-0,04 persen), sementara tepung terigu kemasan turun Rp2 (-0,02 persen).
Berita Terkait
-
Prabowo Telepon Mentan Amran Malam-malam, Tanya Harga Pangan Ketimbang Saham
-
Sri Mulyani Klaim Harga Pangan Sangat Stabil saat Ramadan dan Lebaran
-
Mentan Amran Sidak Kantor Pos: Operasi Pasar Perintah Presiden untuk Jaga Harga
-
Info Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp102.200 per Kg!
-
Prabowo Wanti-wanti Harga Pangan Jangan Naik Selama Ramadan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket
-
Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru
-
Batas Maksimal Tarik Tunai ATM Pecahan Rp 20.000, THR Bisa Sepuasnya?
-
Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump