-
Peruri dapat privilege pemerintah menjadi pemain utama bisnis digital masa depan.
-
BP-BUMN tegaskan ini peluang strategis yang harus dimanfaatkan Peruri untuk transformasi.
-
Peruri siapkan pengendalian internal kuat sambut RKAP 2026 & mandat digitalisasi.
Suara.com - Peruri kini berada di posisi strategis yang unik dalam ekosistem digital nasional.
Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, menegaskan bahwa Peruri telah mendapatkan privilege khusus dari pemerintah untuk menggarap bisnis masa depan, yaitu digitalisasi.
Mandat ini sekaligus menjadi peluang besar yang tidak boleh disia-siakan oleh perusahaan pelat merah tersebut.
Penegasan Tedi disampaikan dalam acara Strengthening Governance Through Effective Internal Control to Enhance Business Resilience di Jakarta, Selasa (10/12/2025).
“Peruri memiliki privilege dari pemerintah untuk berada di bisnis masa depan, yaitu digitalisasi. Hal ini adalah peluang besar yang tidak boleh disia-siakan,” tegas Tedi, menggarisbawahi keuntungan strategis yang melekat pada posisi unik Peruri ini.
Menanggapi mandat tersebut, Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, menyatakan bahwa tantangan terbesar Peruri saat ini adalah penguatan pengendalian internal (internal control) sebagai fondasi untuk transformasi besar-besaran.
“Agenda ini sangat penting untuk mempersiapkan transformasi Peruri secara besar-besaran, terutama terkait mandat baru yang diberikan pemerintah,” ujar Dwina. Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola ini krusial untuk menyongsong target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.
Plt. Asisten Deputi BP-BUMN, Anindita Eka Wibisono, juga mengingatkan bahwa Peruri harus mampu sustain karena memiliki keunggulan yang didukung oleh undang-undang di industri masa depan. Dengan privilege dan dukungan regulasi ini, Peruri diharapkan mampu bertransformasi total dari sekadar perusahaan percetakan menjadi pilar utama layanan digital terpercaya bagi negara.
Baca Juga: Danantara Keliling Jepang Jaring Investor Buat Program Prioritas
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim