- Harga emas Antam 1 gram pada Jumat, 12 Desember 2025, mencapai Rp 2.453.000, naik Rp 22.000 dari hari sebelumnya.
- Harga emas dunia (XAU/USD) mendekati USD 4.275 akibat pelemahan Dolar AS setelah pemangkasan suku bunga The Fed.
- Kenaikan emas dipicu data tenaga kerja AS yang lemah dan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 12 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.453.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu terus meroket Rp 22.000 dibandingkan hari Kamis, 11 Desember 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.313.000 per gram.
Harga buyback itu juga melonjak Rp 22.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.276.500
- Emas 1 Gram Rp 2.453.000
- Emas 2 gram Rp 4.846.000
- Emas 3 gram Rp 7.244.000
- Emas 5 gram Rp 12.040.000
- Emas 10 gram Rp 24.025.000
- Emas 25 gram Rp 59.937.000
- Emas 50 gram Rp 119.795.000
- Emas 100 gram Rp 239.512.000
- Emas 250 gram Rp 598.515.000
- Emas 500 gram Rp 1.196.820.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.393.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Melonjak
Harga emas dunia kembali melesat dan menyentuh level tertinggi tujuh minggu pada sesi awal Asia, Jumat, 12 Desember 2025.
Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) bergerak mendekati USD 4.275 seiring melemahnya Dolar AS setelah Federal Reserve memangkas suku bunga acuan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 15.000 Hari Ini, Jadi Rp 2.431.000 per Gram
Kenaikan harga emas terjadi beriringan dengan rilis data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan. Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) melaporkan bahwa jumlah klaim baru tunjangan pengangguran melonjak menjadi kenaikan terbesar dalam hampir empat setengah tahun terakhir.
Kondisi ini menekan nilai tukar Dolar AS dan ikut mengangkat harga komoditas berdenominasi USD, termasuk emas.
Di sisi lain, keputusan Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,50 persen – 3,75 persen, level terendah dalam tiga tahun, menjadi katalis utama penguatan harga logam mulia.
Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang untuk memegang emas, sehingga membuat aset ini lebih menarik bagi investor.
Meski demikian, The Fed belum memberikan sinyal kuat mengenai kelanjutan penurunan suku bunga. Para pembuat kebijakan mengisyaratkan kemungkinan jeda, sembari memantau kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi yang dinilai masih 'tetap agak tinggi'.
Pasar kini memperkirakan sekitar 78 persen kemungkinan bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan bulan depan, naik dari proyeksi 70 persen sebelum keputusan pemangkasan suku bunga, berdasarkan data CME FedWatch.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi
-
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa