- Harga emas Antam per gram pada Rabu, 10 Desember 2025, mencapai Rp 2.416.000, naik Rp 13.000 dari hari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam tercatat Rp 2.276.000 per gram, menunjukkan kenaikan serupa sebesar Rp 13.000 dari harga sebelumnya.
- Harga emas dunia cenderung melemah mendekati USD 4.210 karena ekspektasi The Fed akan memberi sinyal kebijakan lebih ketat.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 10 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.416.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melonjak Rp 13.000 dibandingkan hari Selasa, 9 Desember 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.276.000 per gram.
Harga buyback itu juga melesat Rp 13.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.258.500
- Emas 1 Gram Rp 2.416.000
- Emas 2 gram Rp 4.772.000
- Emas 3 gram Rp 7.133.000
- Emas 5 gram Rp 11.855.000
- Emas 10 gram Rp 23.665.000
- Emas 25 gram Rp 59.012.000
- Emas 50 gram Rp 117.945.000
- Emas 100 gram Rp 235.812.000
- Emas 250 gram Rp 589.265.000
- Emas 500 gram Rp 1.178.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.356.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Loyo
Harga emas dunia bergerak di zona merah pada awal sesi Asia, Rabu, dan diperdagangkan mendekati USD 4.210 per troy ounce.
Dikutip dari FXStreet, pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memberi sinyal kebijakan yang lebih hawkish dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) malam ini.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Bergerak Dinamis, di Sahabat Pegadaian Belum Tersedia Antam
Para pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed bakal kembali memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, yang akan membawa suku bunga dana federal ke kisaran 3,50 persen – 3,75 persen.
Probabilitas penurunan suku bunga pada pertemuan Desember bahkan melonjak menjadi hampir 90 persen, naik dari 71 persen pada awal bulan, berdasarkan data CME FedWatch Tool.
Namun, meski pemangkasan suku bunga hampir pasti terjadi, pasar meyakini nada hawkish dapat mendominasi konferensi pers Ketua The Fed, Jerome Powell. Ekspektasi inilah yang menekan emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
"Hasil yang paling mungkin adalah semacam pemangkasan suku bunga yang agresif, di mana mereka melakukan pemangkasan suku bunga, tetapi pernyataan dan konferensi pers menunjukkan bahwa mereka mungkin sudah selesai memangkas suku bunga untuk saat ini," kata Bill English, mantan direktur urusan moneter The Fed yang kini menjadi profesor di Yale.
Nada hawkish tersebut dapat memberi sinyal bahwa ruang pemangkasan suku bunga berikutnya akan lebih terbatas, sehingga menjadi tekanan bagi emas dalam jangka pendek.
Di tengah tekanan sentimen The Fed, permintaan emas dari bank sentral tetap memberikan dukungan. Data resmi menunjukkan bahwa Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) kembali menambah cadangan emasnya selama 13 bulan beruntun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya