- Perusahaan Hashim Djojohadikusumo makin agresif masuk ke industri ekonomi masa depan.
- Hashim mulai bergerak agresif merambah tiga sektor berbeda: internet/digital, properti skala besar, dan aset kripto.
- Perluasan tentakel bisnis ini mengisyaratkan ambisi besar untuk mendiversifikasi portofolio usahanya.
Suara.com - Nama Hashim Djojohadikusumo, pengusaha senior dan adik kandung Presiden Prabowo Subianto, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar.
Tidak puas dengan dominasinya di sektor energi dan komoditas, Hashim melalui gurita bisnisnya kini sedang bergerak agresif merambah tiga sektor masa depan yang sangat berbeda: internet/digital, properti skala besar, dan aset kripto.
Perluasan tentakel bisnis ini mengisyaratkan ambisi besar untuk mendiversifikasi portofolio usahanya, sejalan dengan tren ekonomi digital dan kebutuhan infrastruktur nasional yang sedang booming.
Internet Rakyat
Ini adalah proyek layanan internet murah dari emiten PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) milik Hashim, menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga mulai Rp100.000/bulan (unlimited) tanpa biaya instalasi, menggunakan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1.4 GHz dan Open RAN untuk menjangkau wilayah tanpa kabel optik, menargetkan rumah tangga, pelajar, UMKM, serta pekerja WFH, dan mulai diluncurkan akhir 2025.
Langkah ini bukan hanya dilihat sebagai peluang bisnis, tetapi juga sebagai dukungan terhadap agenda pemerintahan yang baru, di mana pemerataan akses digital menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Masuknya Hashim ke sektor ini diprediksi akan mengubah peta persaingan operator telekomunikasi dan penyedia jasa internet di Indonesia.
Apalagi pihaknya baru saja memenangkan lelang pita frekuensi 1.4GHzBWA Region 1 (Pulau Jawa, Papua & Maluku) dengan nilai penawaran Rp403,76 miliar. Frekuensi ini dialokasikan untuk layanan internet murah dengan kecepatan 100 Mbps di seluruh Indonesia.
Masuk Industri Properti
Hashim dan keluarganya juga masuk pada sektor properti, terutama melalui Arsari Group dan investasi strategis di PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), di mana putrinya, Rahayu Saraswati, menjadi Komisaris Utama dan berencana menambah kepemilikan saham, serta fokus pada pengembangan rumah subsidi yang lebih layak.
Baca Juga: Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!
Investasi di properti ini dinilai sebagai langkah defensif yang kuat (safe haven) sekaligus ofensif, mengingat sektor properti diprediksi akan rebound seiring dengan membaiknya daya beli kelas menengah atas pasca-pemilu.
Pemegang Saham Bursa Kripto
Yang paling mengejutkan, Hashim mulai menjajaki peluang di pasar aset digital,salah satunya menjadi pemegang saham emiten bursa kripto PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) lewat Arsari Group. Meski demikian perusahaan masih belum dirinci seberapa besar kepemilikan saham entitas usaha Grup Hashim di perusahaan perdagangan kripto tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan
-
Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi
-
Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau