- PT Bank Permata Tbk menyalurkan pembiayaan hijau senilai Rp556 miliar sepanjang 2024 untuk properti ramah lingkungan.
- Bank wajib menerapkan Keuangan Berkelanjutan berdasarkan POJK 51/2017 mengintegrasikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola.
- Proses evaluasi kredit kini mengintegrasikan ESG, membatasi eksposur pembiayaan tinggi emisi karbon demi keberlanjutan.
Suara.com - PT Bank Permata Tbk terus berkomitmen dalam menyalurkan pembiayaan hijau.
Apalagi, bank sebagai lembaga intermediasi diwajibkan menyalurkan kredit hijau sesuai aturan POJK 51/2017.
Adapun, dalam POJK Nomor 51/POJK.03/2017 mewajibkan bank dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya untuk menerapkan Keuangan Berkelanjutan melalui pengintegrasian aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) ke dalam operasional bisnis mereka.
Division Head Sustainability Permata Bank, Harfelia Desti, mengatakan, perusahaan telah menyalurkan pembiayaan hijau senilai Rp556 miliar di sepanjang 2024.
Jumlah ini diperuntukan untuk pembiayaan properti ramah lingkungan.
"Jadi di POJK tersebut diatur bagaimana caranya kita mengatur governance yang comply dengan institusi tersebut," ujarnya dalam bahasan tentang Peran Perbankan dalam ESG, Green Lending, dan Tantangan Liputan Isu Berkelanjutan, di Jakarta, Senin (22/12/2025).
Kembali lagi, fungsi sebagai perbankan, dia menambahkan, pihaknya harus menjadi katalis, harus membantu partner dan paling tidak masyarakat.
"Jadi pemerintah untuk bisa menerapkan praktek bisnis yang berkelanjutan," imbuh Harfelia.
Dia mengatakan, kebijakan tersebut mengatur terkait proses evaluasi kredit yang telah mengintegrasikan ESG.
Baca Juga: Pembiayaan Iklim Jadi Tantangan, Indonesia Butuh USD 28 Miliar untuk Transisi Hijau
Apalagi, proses ini tidak hanya berlaku pada industri tertentu, tetapi pada seluruh industri.
"Ada list of questions (daftar pertanyaan) itu ke setiap nasabah kami. Dalam proses evaluasi kreditnya, si pemutus kredit juga harus membaca hasilnya seperti apa," bebernya.
Dia menjelaskan, pada beberapa kasus, pembiayaan ke sektor dengan jejak emisi karbon mungkin masih diberikan dengan beberapa persyaratan, misalnya jumlahnya yang terbatas dan tenornya yang relatif singkat.
"Jadi pembiayaan yang emisinya tinggi itu kami tidak tambah exposure-nya, jadi lebih fokus ke yang berkelanjutan," tukasnya.
Saat ini, Bank Permata terus menawarkan pembiayaan hijau melalui produk.
Salah satunya, Permata KPR Green Mortgage untuk hunian ramah lingkungan dan fasilitas pembiayaan korporasi untuk proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti pada SUN Energy.
Berita Terkait
-
CIMB Singapura Suntik Kredit Hijau Rp2,16 T Untuk Perusahaan Properti RI
-
Raffles Hospital Singapore Berpartisipasi di Event Wealth Wisdom Jakarta
-
Bank Permata (BNLI) Raih Laba Rp1,43 Triliun, Naik Tipis Dibanding Tahun Lalu
-
Cara Buka Rekening Bank Permata Online, Gratis Administrasi Bulanan
-
PermataBank dan Astra Life Hadirkan AVA Infinite Protection
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar