Suara.com - PermataBank bersama dengan PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) menghadirkan produk asuransi AVA Infinite Protection, asuransi jiwa tradisional dengan masa pertanggungan seumur hidup hingga usia 99 tahun. Cocok untuk mereka yang berada di usia produktif yang merupakan generasi sandwich.
AVA Infinite Protection memberikan lima solusi kepastian untuk mempersiapkan generasi sandwich menghadapi risiko kehidupan dengan tenang dan nyaman. Mulai dari kepastian perlindungan jiwa hingga usia 99 tahun, kepastian manfaat akhir kontrak sebesar 125% dari Uang Pertanggungan saat masa pertanggungan berakhir, kepastian manfaat meninggal 125% dari Uang Pertanggungan mulai tahun Polis ke-15, kepastian besaran premi asuransi dasar tetap hingga akhir masa pembayaran premi, dan kepastian Bonus Uang Pertanggungan senilai 2,5% dari Uang Pertanggungan setiap tahun mulai Tahun Polis ke-6 hingga ke-15.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, rasio ketergantungan penduduk lanjut usia (lansia) terus meningkat setiap tahunnya. Rasio ketergantungan lansia sebesar 16,76 pada 2021. Hal tersebut mengindikasikan 100 orang penduduk usia produktif (15-59 tahun) harus menanggung setidaknya 17 orang penduduk lanjut usia. Rasio ketergantungan lansia pada 2021 meningkat 1,22 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 15,54.
Sementara Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2017 menunjukkan, 62,64% kaum lanjut usia di Indonesia tinggal bersama anak cucunya. Kondisi ini memperlihatkan cukup banyak orang Indonesia usia produktif yang menopang orang tua lanjut usia sekaligus menopang dirinya sendiri dan anak atau bahkan saudara. Generasi inilah yang dikenal sebagai generasi sandwich.
Aliyah Natasha, seorang perencana keuangan, saat mengisi kelas di PermataBank Wealth Wisdom 2022 mengatakan, mereka yang berada di usia produktif mayoritas memiliki kecemasan finansial yang berhubungan dengan isu-isu terkini maupun kecemasan finansial di masa depan. Generasi sandwich merupakan sebuah tantangan yang perlu disiasati secara cermat oleh generasi millenial dan gen z. Oleh karena itu, generasi sandwich perlu memiliki kesadaran untuk memperhatikan faktor internal maupun eksternal yang bisa berdampak pada kemampuan finansial sebagai tulang punggung keluarga.
Djumariah Tenteram – Retail Banking Director PermataBank mengatakan, kerjasama PermataBank dengan Astra Life untuk meluncurkan AVA Infinite Protection merupakan bentuk komitmen kami dalam mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan sekaligus memberikan solusi proteksi lengkap dalam menyiapkan perlindungan diri bagi para nasabah.
"Kami ingin meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya mempersiapkan proteksi untuk hidup yang tenang dan finansial yang aman. Tidak hanya memberikan perlindungan jiwa yang lengkap, tetapi juga diharapkan dapat mempersiapkan generasi sandwich yang memiliki banyak tanggungan," tuturnya.
Adapun manfaat yang diberikan oleh AVA Infinite Protection adalah manfaat meninggal dunia, manfaat akhir kontrak, dan bonus uang pertanggungan dengan pilihan masa pembayaran premi yang fleksibel, mulai dari 5 hingga 15 tahun dengan frekuensi pembayaran bulanan, kuartalan, semesteran, atau bahkan tahunan.
”Peluncuran AVA Infinite Protection merupakan respons kami untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan perlindungan jiwa seumur hidup yang nilainya terproteksi dari inflasi dengan bonus nilai pertanggungan hingga 125%. Produk ini dihadirkan sebagai wujud komitmen kami yang selalu berupaya untuk memastikan nasabah dapat merasa aman sambil terus mencintai hidup karena bisa memastikan keluarga akan baik-baik saja jika terjadi risiko tutup usia. Hal ini selaras juga dengan tagline Love Life dimana kami melihat asuransi jiwa sebagai adalah wujud cinta untuk keluarga. Harapannya, kami bisa terus berinovasi menghadirkan produk perlindungan yang relevan dan reliable sesuai bagi nasabah dan mewujudkan aspirasi Astra Life untuk menjadi Life Insurer of the Future”, ujar Christopher Pangestu selaku Director of Business Astra Life.
AVA Infinite Protection dapat diajukan oleh mereka yang berusia 18 - 65 tahun. Persyaratan dan cara pengajuan AVA Infinite Protection dapat dilakukan dengan mengisi e-SPAJ melalui tenaga pemasar Astra Life di kantor cabang PermataBank serta melengkapi dokumen yang diperlukan dan membayar premi pertama. Selanjutnya pendaftar akan melalui proses seleksi risiko dengan metode “Full Underwriting”. Nasabah dapat membayar premi mulai dari IDR 70,000an per bulan dan berhak mendapatkan uang pertanggungan mulai dari IDR 100 Juta/USD 10,000.
Berita Terkait
-
Penggalangan Dana Istri Indra Bekti dan Cerita Klaim Asuransi Ditolak Sementara Biaya Berobat Rp 500 Juta Lebih,
-
Asuransi Astra Lewat Garda Mobile Otocare Meraih Top Mobile Application Awards 2022
-
Belajar Dari Indra Bekti Tak Bisa Klaim Karena Baru 6 Bulan, Ini Pentingnya Punya Asuransi Kesehatan Sejak Muda
-
Best 5 Oto: Obituari Ken Block, Minoru Morimoto ke Yamaha Jepang, Rolls-Royce Catat Rekor Penjualan 2022
-
Mengemudikan Mobil Pulang Liburan Tahun Baru, Hindari Terkena Gangguan Microsleep
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
-
OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut