- Simas Insurtech membayar klaim asuransi kendaraan terdampak banjir di Medan senilai lebih dari Rp 1,3 miliar kepada enam nasabah.
- Perusahaan mengaktifkan tim klaim lapangan segera dan merealisasikan pembayaran dalam dua sampai tiga hari kerja.
- Penyaluran dana ini mencakup jaminan perluasan risiko banjir, sejalan komitmen layanan terbaik perusahaan kepada nasabah.
Suara.com - PT Asuransi Simas Insurtech merealisasikan pembayaran klaim asuransi kendaraan bermotor bagi nasabah yang terdampak banjir di Medan, Sumatera Utara.
Total nilai klaim yang dibayarkan mencapai lebih dari Rp 1,3 miliar dan diserahkan secara simbolis kepada para pemegang polis.
Setelah adanya bencana banjir Sumater, Simas Insurtech langsung mengaktifkan tim klaim lapangan untuk melakukan pendataan serta komunikasi secara proaktif dengan para nasabah terdampak.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan proses pengajuan klaim berjalan lancar tanpa hambatan administratif yang berarti. Hasilnya, perusahaan mampu merealisasikan pembayaran klaim hanya dalam waktu 2–3 hari kerja sejak dokumen dinyatakan lengkap.
Secara keseluruhan, dana sebesar Rp 1.323.900.000 disalurkan kepada enam nasabah yang memiliki jaminan perluasan risiko banjir dalam polis Mobil Insurtech.
"Belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada para nasabah dan keluarga yang terdampak akibat bencana benjir yang terjadi dan menyampaikan harapan agar keadaan Indonesia dan daerah Sumatra Utara khususnya bisa cepat pulih kembali," ujarnya Perwakilan PT Asuransi Simas Insurtech, Robert Silaen seperti dikutip, Kamis (25/12/2025).
Salah satu penerima manfaat, Jody Hartanto, mengaku puas dengan layanan yang diberikan oleh Simas Insurtech.
"Saya sangat terbantu oleh kecepatan proses klaim ini. Respon yang cepat memberikan ketenangan di tengah situasi sulit seperti ini," bebernya.
Manajemen PT Asuransi Simas Insurtech menegaskan bahwa pemenuhan klaim ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik kepada nasabah.
Baca Juga: Akses Terputus, Ribuan Liter BBM Tiba di Takengon Aceh Lewat Udara dan Darat
Di sisi lain, perusahaan juga mendorong masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya perlindungan tambahan, termasuk opsi perluasan jaminan banjir, di tengah kondisi cuaca yang kian sulit diprediksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi