- CUAN melalui anak usahanya mengakuisisi 19,74% saham SINI pada 24 Desember 2025 senilai Rp464 miliar.
- Langkah ini merupakan strategi CUAN untuk mengintegrasikan jasa pertambangan dan berencana menjadi pemegang kendali minimal 51%.
- Akuisisi ini sejalan dengan target agresif CUAN meningkatkan produksi batu bara metalurgi hingga lima juta ton pada 2027.
Suara.com - Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), melalui anak usahanya PT Kreasi Jasa Persada, resmi mencatatkan kepemilikan saham di emiten jasa pertambangan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro, suami Puan Maharani.
Berdasarkan data transaksi pada 24 Desember 2025, CUAN memborong sebanyak 95 juta lembar saham SINI dengan harga pelaksanaan Rp4.888 per saham.
Nilai investasi fantastis ini mencapai Rp464 miliar, sekaligus menandai masuknya Grup Prajogo ke dalam struktur kepemilikan langsung SINI sebesar 19,74%.
Langkah awal ini merupakan bagian dari strategi besar CUAN untuk memperkuat dominasi di sektor jasa pertambangan.
Saat ini, CUAN tengah berada dalam tahap negosiasi intensif dengan pemegang saham pengendali SINI guna meningkatkan porsi kepemilikan hingga minimal 51%.
Apabila kesepakatan ini rampung, CUAN akan resmi ditetapkan sebagai pengendali baru SINI.
Sesuai dengan regulasi POJK No 9/2018, pengambilalihan kendali tersebut akan mewajibkan CUAN untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) terhadap sisa saham publik yang beredar.
Lonjakan Volume Produksi
Ekspansi melalui akuisisi SINI dinilai sangat strategis bagi masa depan CUAN. Saat ini, Petrindo Jaya Kreasi tengah memacu produksi batu bara metalurgi dengan target kenaikan volume yang agresif:
Baca Juga: RAJA Buka Suara soal Isu Keterkaitan Happy Hapsoro dengan CBRE
2024: 200 ribu ton.
2025: Target 1 juta ton.
2026: Proyeksi mencapai 2 juta ton.
2027: Kapasitas puncak diprediksi menembus 5 juta ton saat DBK beroperasi penuh.
Keberadaan SINI sebagai perusahaan penyedia jasa pertambangan diharapkan mampu menciptakan integrasi vertikal yang lebih efisien.
Henan Putihrai Sekuritas melihat prospek pertumbuhan ini sebagai sentimen positif dan mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham CUAN dengan target harga baru di level Rp3.500.
Harga saham SINI saat artikel ini ditulis berkisar 15,725. Sementara, CUAN berada di kisaran 2.350, melemah dibandingkan dengan pembukaan pasar.
Pasar menanggapi aksi korporasi ini dengan sangat antusias. Tercatat dalam enam bulan terakhir, harga saham SINI telah terbang 235,92% dan menyentuh level Rp13.000.
Kenaikan paling signifikan mulai terlihat sejak awal November 2025, seiring dengan munculnya rumor negosiasi antar dua grup besar ini.
Sebagai informasi, sebelum transaksi ini, penerima manfaat terakhir dari saham SINI adalah Happy Hapsoro, Limas Ananto, dan Hendrikus Yulidar.
Happy Hapsoro sendiri memiliki porsi kepemilikan langsung sebesar 9%, serta porsi tidak langsung melalui PT Autumn Prima Indonesia (30%) dan Batubara Development Pte Ltd (16,22%).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan