- Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat konsisten menembus rata-rata target harga analis global sebesar Rp 661,8.
- PT CGS International Sekuritas menambah kepemilikan 680,34 juta lembar saham DEWA melalui transaksi Repo pada Desember 2025.
- Kinerja operasional DEWA membaik, mencatat pertumbuhan volume *overburden removal* dan produksi batu bara per Kuartal III-2025.
Selain fokus pada jasa pertambangan batu bara, DEWA juga tengah mempercepat progres diversifikasi bisnisnya. Salah satu yang paling dinanti oleh investor adalah pengembangan proyek tambang emas dan tembaga di wilayah Gayo.
Diversifikasi ke logam mulia ini dinilai sangat strategis di tengah tren kenaikan harga komoditas emas dunia yang diprediksi masih akan berlanjut di tahun 2026.
Target Harga DEWA ke Depan
Melihat lonjakan harga yang menembus level resistance psikologis dan rata-rata target analis Bloomberg, pergerakan saham DEWA ke depan diprediksi akan sangat bergantung pada rilis laporan keuangan kuartal III dan progres nyata dari proyek Gayo.
Secara teknikal, pergerakan DEWA saat ini berada dalam fase bullish yang sangat kuat. Jika harga mampu bertahan (hold) di atas level Rp 675 secara konsisten, maka target harga berikutnya berpotensi menguji level psikologis Rp 720 hingga Rp 750 dalam jangka pendek.
Area ini akan menjadi ujian penting apakah momentum kenaikan didukung oleh volume transaksi yang stabil atau hanya bersifat sementara.
Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking).
Jika harga gagal mempertahankan level Rp 675, ada kemungkinan saham ini akan melakukan tes ulang (re-test) ke area support terdekat di kisaran Rp 640 hingga Rp 650.
Level ini sebelumnya merupakan titik hambat yang kini berubah menjadi dasar pertahanan baru.
Baca Juga: Hasil Bali United vs Dewa United di BRI Super League, Duel Taktis Jansen dan Riekerink Seri
Dari sisi fundamental, katalis utama yang bisa mendorong harga melampaui Rp 750 adalah pengumuman hasil eksplorasi yang signifikan di proyek emas Gayo atau jika realisasi laba bersih di laporan keuangan kuartal III mendatang melampaui ekspektasi pasar secara signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya
-
Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
-
APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus
-
Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
-
Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel
-
HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya
-
IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini
-
BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah
-
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran