- Menteri Keuangan Purbaya menerima keluhan mengenai eror platform pajak Coretax yang menyulitkan pengguna melakukan login.
- Purbaya mengakui prosedur login Coretax tergolong rumit dan meminta DJP membuat petunjuk sosialisasi yang lebih jelas.
- Platform Coretax telah resmi di bawah Kemenkeu sejak Desember, meskipun pihak ketiga (LG) masih memberikan garansi sampai Maret 2026.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kena omel karena platform pajak Coretax masih eror. Ia mendapatkan keluhan dari beberapa orang terdekat karena mereka tak bisa login Coretax.
"Ada beberapa orang yang ngomel ke saya, dua orang yang ngomel dalam dua hari ini," kata Purbaya saat konferensi pers akhir tahun di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Purbaya mengakui kalau masuk ke akun Coretax masih rumit. Namun ia mengklaim apabila itu dikerjakan para petugas Direktorat Jenderal Pajak (DJP), para pengguna justru bisa masuk.
"Itu kayaknya complicated ya cara ini ya. Nanti saya nilai deh, saya lihat lagi. Tapi sistemnya sih, kalau dikerjakan sama orang pajak pasti selesai. Agak susah makanya gue bingung, itu salah sistem atau ininya," beber dia.
Menkeu Purbaya meminta kalau para pegawai DJP untuk melakukan sosialisasi yang jelas supaya pengguna bisa masuk ke platform Coretax.
"Sepertinya mesti dibuat petunjuk yang jelas supaya orang gampang masukinnya tuh. Karena kalau di tempat-tempat di kantor-kantor pajak, KPP pajak itu dibantu masuk semua tuh cepat. Jadi kemungkinan besar ya prosedurnya agak complicated. Atau ada kurang apa," paparnya.
Lebih lanjut Purbaya memastikan kalau Coretax sudah berada di bawah Kementerian Keuangan sejak 15 Desember, bukan lagi LG selaku pihak ketiga. Namun ia menyebut LG masih memberikan garansi hingga Maret 2026.
"Tapi katanya mereka (LG) masih mau ngasih garansi sampai bulan maret tahun depan. Ya untuk saya sih enggak terlalu penting, Karena untuk yang ada saja enggak bisa," jelasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak E-commerce 2026
-
Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru
-
Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak E-commerce 2026
-
Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000
-
Bansos Beras 10 Kg Dipastikan Lanjut di 2026 untuk 18 Juta Penerima
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat