Bisnis / Keuangan
Jum'at, 02 Januari 2026 | 13:37 WIB
Ilustarsi (Dok: BRI)
Baca 10 detik
  • Sebanyak 11 perusahaan dari berbagai sektor di BEI mengumumkan pembagian dividen tunai interim awal Januari 2026.
  • Sektor perbankan dan pertambangan memimpin pembagian laba terbesar, termasuk BBRI dan BMRI yang membagikan triliunan rupiah.
  • Investor wajib memperhatikan tanggal cum dividen awal Januari 2026 untuk memastikan hak penerimaan pembayaran dividen tunai.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali tahun 2026 dengan kabar menggembirakan bagi para pemburu keuntungan saham.

Hingga awal Januari ini, tercatat sedikitnya 11 perusahaan tercatat dari berbagai sektor industri bersiap mendistribusikan dividen tunai interim.

Sektor-sektor yang terlibat mencakup perbankan, pertambangan, farmasi, energi, perhotelan, hingga industri baja.

Langkah korporasi ini didasari oleh realisasi laba bersih sepanjang tahun buku 2025. Bagi investor, momen ini merupakan peluang emas untuk mendapatkan passive income, asalkan teliti memperhatikan tanggal cum dividen dan recording date agar hak atas dividen tidak hangus.

Perbankan dan Tambang Pimpin Pembagian Laba

Dua sektor kelas berat, yakni perbankan pelat merah dan pertambangan energi, menjadi penyumbang dividen terbesar di bulan ini.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling dinanti dengan menetapkan dividen interim sebesar Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham.

Investor yang berhak menerima adalah mereka yang terdaftar hingga 2 Januari 2026, dengan jadwal pembayaran pada 15 Januari 2026.

Tak mau kalah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menebar dividen senilai Rp100 per saham (total Rp9,3 triliun). Batas pencatatan pemegang saham ditetapkan pada 7 Januari, sedangkan dana akan masuk ke rekening investor pada 14 Januari 2026.

Baca Juga: Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025

Dari sektor energi, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyiapkan total dana 250 juta dollar AS sebagai dividen interim.

Pembayaran dijadwalkan cair pada 15 Januari 2026. Di sektor yang sama, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mengalokasikan Rp127,41 per saham yang juga akan dibayarkan pada pertengahan Januari.

Daftar Emiten Lain yang Siap Cairkan Dividen

Selain nama-nama besar di atas, beberapa emiten dari sektor infrastruktur dan konsumer juga telah menetapkan jadwal resmi:

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Menetapkan jadwal cum reguler pada 8 Januari dan akan melakukan pembayaran dividen pada 29 Januari 2026.

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Emiten energi ini memberikan dividen Rp25 per saham dengan total nilai Rp105,68 miliar. Pembayaran akan dilakukan pada 28 Januari 2026.

Load More