- Sebanyak 11 perusahaan dari berbagai sektor di BEI mengumumkan pembagian dividen tunai interim awal Januari 2026.
- Sektor perbankan dan pertambangan memimpin pembagian laba terbesar, termasuk BBRI dan BMRI yang membagikan triliunan rupiah.
- Investor wajib memperhatikan tanggal cum dividen awal Januari 2026 untuk memastikan hak penerimaan pembayaran dividen tunai.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali tahun 2026 dengan kabar menggembirakan bagi para pemburu keuntungan saham.
Hingga awal Januari ini, tercatat sedikitnya 11 perusahaan tercatat dari berbagai sektor industri bersiap mendistribusikan dividen tunai interim.
Sektor-sektor yang terlibat mencakup perbankan, pertambangan, farmasi, energi, perhotelan, hingga industri baja.
Langkah korporasi ini didasari oleh realisasi laba bersih sepanjang tahun buku 2025. Bagi investor, momen ini merupakan peluang emas untuk mendapatkan passive income, asalkan teliti memperhatikan tanggal cum dividen dan recording date agar hak atas dividen tidak hangus.
Perbankan dan Tambang Pimpin Pembagian Laba
Dua sektor kelas berat, yakni perbankan pelat merah dan pertambangan energi, menjadi penyumbang dividen terbesar di bulan ini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling dinanti dengan menetapkan dividen interim sebesar Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham.
Investor yang berhak menerima adalah mereka yang terdaftar hingga 2 Januari 2026, dengan jadwal pembayaran pada 15 Januari 2026.
Tak mau kalah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga menebar dividen senilai Rp100 per saham (total Rp9,3 triliun). Batas pencatatan pemegang saham ditetapkan pada 7 Januari, sedangkan dana akan masuk ke rekening investor pada 14 Januari 2026.
Baca Juga: Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Dari sektor energi, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyiapkan total dana 250 juta dollar AS sebagai dividen interim.
Pembayaran dijadwalkan cair pada 15 Januari 2026. Di sektor yang sama, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mengalokasikan Rp127,41 per saham yang juga akan dibayarkan pada pertengahan Januari.
Daftar Emiten Lain yang Siap Cairkan Dividen
Selain nama-nama besar di atas, beberapa emiten dari sektor infrastruktur dan konsumer juga telah menetapkan jadwal resmi:
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Menetapkan jadwal cum reguler pada 8 Januari dan akan melakukan pembayaran dividen pada 29 Januari 2026.
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Emiten energi ini memberikan dividen Rp25 per saham dengan total nilai Rp105,68 miliar. Pembayaran akan dilakukan pada 28 Januari 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026
-
Purbaya Ungkap Sisa Kas Negara Akhir 2025 Masih Ada Rp 399 Triliun
-
Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM dan LPG Selama Libur Nataru 2026
-
Purbaya Prihatin TNI Hanya Dikasih Nasi Bungkus saat Atasi Banjir Sumatra, Layak Diberi Upah
-
Emiten Tambang Ini Mendadak Diborong Awal 2026, Apa Alasannya
-
Percepat Pemulihan Pascabencana, BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh
-
6 Perusahaan Aset Kakap Masuk Antrean IPO, BEI Ungkap Prospek Sahamnya
-
Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM
-
OJK Panggil Manajemen Indodax Imbas Dana yang Hilang, Apa Hasilnya?
-
Menyambut Tahun 2026, BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan