- Minggu, 4 Januari 2026, tercatat puncak arus balik libur Nataru Kereta Cepat Whoosh karena dimulainya kembali aktivitas sekolah dan perkantoran.
- Volume penumpang Whoosh diprediksi meningkat 15–20 persen dibandingkan hari biasa, dengan 72% pergerakan dari Bandung menuju Jakarta.
- KCIC mengimbau pembelian tiket dilakukan lebih awal dan penumpang tiba 30 menit sebelum keberangkatan untuk kelancaran.
Suara.com - Arus balik libur akhir tahun mendorong lonjakan penumpang Kereta Cepat Whoosh. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat Minggu, 4 Januari 2026, menjadi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada layanan Whoosh, seiring kembalinya aktivitas sekolah dan perkantoran.
Hingga siang hari, tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 11 ribu tiket dan jumlah tersebut masih terus bertambah hingga keberangkatan terakhir. KCIC memprediksi volume penumpang pada hari ini meningkat sekitar 15–20 persen dibandingkan hari biasa.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang tidak terlepas dari dimulainya kembali aktivitas masyarakat usai masa liburan panjang.
"Peningkatan pergerakan penumpang ini terjadi seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah dan kerja masyarakat pada 5 Januari 2026," ujar Eva seperti dikutip Minggu (4/1/2026).
Dari total tiket yang telah terjual, sekitar 72 persen penumpang tercatat bergerak dari arah Bandung menuju Jakarta, baik yang berangkat dari Stasiun Padalarang maupun Stasiun Tegalluar Summarecon. Tingginya persentase tersebut mencerminkan kuatnya arus balik setelah masyarakat memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata di kawasan Bandung Raya.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan pada masa arus balik, KCIC mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, maupun mitra resmi penjualan tiket lainnya, guna memastikan ketersediaan tempat duduk sebelum tiba di stasiun.
Selain itu, penumpang juga diminta datang ke stasiun setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan Whoosh maupun layanan KA feeder agar tidak tertinggal perjalanan.
Eva menambahkan, KCIC menyarankan penumpang memanfaatkan layanan KA feeder gratis dari Stasiun Bandung dan Stasiun Cimahi menuju Stasiun Padalarang bagi pemegang tiket Whoosh tujuan Halim.
"KA feeder telah memiliki jadwal yang terintegrasi dengan keberangkatan Whoosh, sehingga dapat membantu penumpang menghindari potensi kepadatan di jalan raya selama periode arus balik," pungkas Eva.
Baca Juga: 520 Ribu Penumpang Pesawat Diperkirakan Pulang Liburan Nataru Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Freeport Mcmoran Tetap Investasi USD 20 Milar di RI Hingga 20 Tahun ke Depan
-
Harga Emas Antam Terbang, Hari Ini Dibanderol Rp 2,94 Juta/Gram
-
Indonesia Akan Impor Energi dari AS Senilai USD 15 Miliar per Tahun lewat Perjanjian Dagang Baru
-
Perusahaan Tanggung BPJS Driver Ojol, Beban Iuran Hilang
-
Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908
-
Diteken Prabowo - Trump, 1.819 Produk Indonesia Dapat Tarif Nol Persen ke AS
-
Prabowo - Trump Resmi Tandatangani Kesepakatan Perdagangan Resiprokal, Begini Isinya
-
IHSG Berbalik Perkasa pada Jumat Pagi, Kembali ke Level 8.300
-
267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?
-
Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025