- PT Angkasa Pura Indonesia memprediksi 520 ribu penumpang udara pada 4 Januari 2026, bagian dari arus balik libur Nataru.
- InJourney Airports memastikan kesiapan layanan 3S+1C demi kelancaran proses keberangkatan dan kedatangan di 37 bandara.
- Puluhan ribu personel disiagakan untuk membantu penumpang di bandara tersibuk selama periode puncak arus balik Nataru.
Suara.com - Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi masih padat. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkirakan sekitar 520 ribu penumpang pesawat akan melakukan perjalanan udara pada hari ini, 4 Januari 2026, di seluruh bandara yang dikelolanya.
InJourney Airports memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode arus balik yang berlangsung pada 1–5 Januari 2026 di 37 bandara.
Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi dalam dua hari, yakni 3 Januari 2026 dengan sekitar 550 ribu penumpang, serta 4 Januari 2026 dengan sekitar 520 ribu penumpang.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi, mengatakan seluruh bandara telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan berjalan optimal, serta tetap mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.
"Keempat aspek tersebut yakni 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini, baik pada area keberangkatan maupun area kedatangan penumpang pesawat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026).
Pada area keberangkatan, fokus utama diarahkan pada kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check in, serta pemeriksaan keamanan penumpang.
Sementara di area kedatangan, perhatian difokuskan pada penempatan parkir pesawat, penentuan gate kedatangan, penanganan bagasi oleh operator ground handling, hingga ketersediaan armada transportasi publik.
"Kami ingin memastikan penumpang pesawat setelah tiba di bandara dapat memproses kedatangan dengan lancar mulai dari gate kedatangan, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik dari operator transportasi publik," kata Rizal.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, menambahkan pihaknya telah menyiagakan puluhan ribu personel di 37 bandara untuk memastikan operasional tetap berjalan optimal selama arus balik Nataru.
Baca Juga: KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
"InJourney Airports menyiagakan puluhan ribu personel yang juga mencakup personel di seluruh titik layanan, termasuk customer service mobile di bandara-bandara tersibuk selama libur Nataru ini yang akan proaktif membantu kebutuhan penumpang. Kami ingin memastikan setiap touch point berjalan efisien di bandara," kata Achmad.
Adapun, sejumlah bandara dengan tingkat pergerakan penumpang tertinggi selama libur Nataru antara lain Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN
-
Ajak Istri dan Anak Kunker Ke New York, Apakah Menteri PU Langgar Aturan Menkeu?
-
Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional
-
Bulog Gerak Cepat Tindaklanjuti Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Gudang Karawang
-
UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional
-
Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit