Bisnis / Keuangan
Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:15 WIB
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Pada Jumat, 20 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 0,59 persen ke level 8.322 pagi hari.
  • Sebanyak 319 saham mengalami kenaikan nilai pada perdagangan tersebut, sementara 193 saham tercatat mengalami penurunan.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG melanjutkan tren positif selama bertahan di atas support 8.230.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung berbalik menghijau pada perdagangan, Jumat, 20 Februari 2026. IHSG melesat ke level 8.300.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.07 WIB, IHSG masih betah naik 0,59 persen ke level 8.322.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,97 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,70 triliun, serta frekuensi sebanyak 238.100 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 319 saham bergerak naik, sedangkan 193 saham mengalami penurunan, dan 446 saham tidak mengalami pergerakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, SOTS, ARKO, GEMA, AGII, KOCI, KING, MGLV, IPAC, RMKO, BELL, MGNA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ROCK, SSTM, SKBM, ARGO, BOLT, NSSS, GRPM, ASPR, SPRE, CSAP, FITT.

Proyeksi IHSG

IHSG menutup perdagangan terakhir dengan koreksi tipis di tengah tekanan pasar global dan aksi jual investor asing.

Meski kemarin terkoreksi, BRI Danareksa Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih dalam jalur positif.

Baca Juga: Hanya Bertahan Sehari, IHSG Balik Memerah Lagi di Level 8.200

"Secara teknikal, koreksi ini masih bersifat wajar dan belum mengubah struktur tren bullish jangka menengah. IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas selama bertahan di atas area support 8.230, dengan resistance psikologis terdekat di 8.400." tulis manajemen BRI Danareksa Sekuritas.

Artinya, selama IHSG mampu menjaga level 8.230 sebagai area penopang, peluang rebound tetap terbuka dengan target penguatan ke area 8.400 dalam jangka pendek.

Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati rilis data Current Account kuartal IV-2025. Neraca transaksi berjalan diproyeksikan surplus sekitar USD 2 miliar, lebih rendah dibandingkan surplus USD 4 miliar pada kuartal III-2025.

Selain itu, perkembangan pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat terkait potensi kesepakatan tarif juga menjadi perhatian investor. Dinamika hubungan dagang kedua negara berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan domestik.

Dalam laporan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk dicermati, yakni: TINS, ADMR, PSAB.

Load More