- Kementerian ESDM telah menetapkan kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta, diumumkan Dirjen Migas Laode Sulaeman, Senin (5/1/2026).
- Beberapa operator SPBU swasta telah mulai melaksanakan impor BBM dari luar negeri setelah penetapan kuota tersebut.
- Ketersediaan BBM di SPBU swasta dipastikan telah normal kembali meskipun besaran kuota tidak diungkapkan.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan besaran kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta. Hal itu diungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman.
"Sudah (mendapatkan kuota)," kata Laode saat ditemui wartawan di di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Senin (5/1/2026).
Dengan ditetapkannya kuota, Loade mengungkap sejumlah operator SPBU swasta sudah mulai melakukan impor BBM dari luar negeri.
"Sudah (mulai impor). Berarti mulai dari sekarang," ujarnya.
Namun demikian, Loade enggan mengungkap besaran kuota impor BBM yang ditetapkan Kementerian ESDM bagi operator SPBU swasta.
"Nanti tanya kepada SPBU swastanya. Tanya-tanya saja," kata Laode.
Terkait penambahan kuota impor SPBU swasta, Laode menyatakan bahwa angkanya mirip dengan tahun sebelumnya.
"Mirip-lah," jawabnya singkat.
Laode pun memastikan ketersediaan BBM di SPBU swasta telah normal kembali.
Baca Juga: Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela
"Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kami tidak ada menghentikan," katanya.
Kelangkaan BBM di SPBU swasta sempat terjadi pada tahun lalu, karena stok impor yang diberikan pemerintah telah habis seluruhnya. Kementerian ESDM kemudian memberikan kuota tambahan sebesar 10 persen dari volume impor yang ditetapkan pada 2025.
Pada perjalanannya, kuota tambahan itu juga habis. Akhirnya pemerintah mendorong badan usaha swasta menyerap impor BBM Pertamina melalui skema business to business atau B2B.
Sejumlah SPBU swasta sempat menolak, tapi akhirnya mereka sepakat membelinya. Diawali oleh BP-AKR yang memasok sebanyak 100 ribu barel, kemudian disusul Vivo dan Shell dengan volume yang sama. Total, Pertamina menyuplai BBM ke SPBU swasta sebanyak 430 ribu barel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026