Bisnis / Inspiratif
Senin, 12 Januari 2026 | 11:08 WIB
BRI Peduli
Baca 10 detik
  • BRI melaksanakan program TJSL BRI Sahabat Disabilitas 2025-2026 untuk pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.
  • Kegiatan awal dilaksanakan di Makassar, melibatkan 90 peserta dalam pelatihan administrasi dan kewirausahaan secara hybrid.
  • Pasca-pelatihan, peserta menjalani pemagangan intensif Desember 2025 hingga Februari 2026 untuk mendapatkan pengalaman kerja.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kesetaraan peluang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan bernama BRI Sahabat Disabilitas.

Inisiatif berkelanjutan yang berjalan sepanjang periode 2025 hingga 2026 ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemandirian serta memberdayakan para penyandang disabilitas di berbagai penjuru Indonesia.

Salah satu tonggak penting program ini telah dilaksanakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada pertengahan November 2025.

Diikuti oleh 90 peserta secara hybrid, kegiatan ini mengolaborasikan bimbingan teknis dari para mentor profesional dan praktisi dunia kerja untuk memastikan para peserta siap bersaing di pasar tenaga kerja maupun dunia wirausaha.

Program BRI Sahabat Disabilitas menitikberatkan pada dua pilar kompetensi utama yang sangat dibutuhkan dalam ekosistem kerja modern:

  • Pelatihan Administrasi: Peserta dibekali kemampuan teknis mulai dari manajemen data, penyusunan dokumen formal, hingga penguasaan perangkat digital yang menjadi standar di dunia perkantoran.
  • Pelatihan Kewirausahaan: Fokus pada pengembangan strategi bisnis mandiri, mencakup perencanaan usaha, teknik pemasaran, hingga keterampilan kreatif dalam pembuatan konten promosi digital.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepercayaan perusahaan terhadap potensi yang dimiliki setiap individu.

“BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas,” ungkap Dhanny dalam keterangan resminya.

Pasca-pelatihan, para peserta tidak langsung dilepas begitu saja. BRI melanjutkan pendampingan melalui sesi pemagangan intensif yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026.

Dalam tahap ini, peserta ditempatkan di berbagai sektor industri, mulai dari kuliner, pariwisata, hingga manufaktur, untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung di lapangan.

Baca Juga: Momen Persija Tiba di Markas Persib Bandung dengan Pengawalan 6 Rantis

Program pemagangan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja profesional sebelum memasuki sesi evaluasi akhir.

Dengan menggandeng berbagai mitra perusahaan, BRI berupaya membuka akses lapangan kerja yang lebih luas dan inklusif.

BRI menegaskan bahwa pemberdayaan disabilitas tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terpadu—meliputi penyediaan sarana, prasarana, hingga peningkatan skill individu.

Melalui BRI Peduli, perusahaan berharap para peserta di Sulawesi Selatan dan sekitarnya tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang berkelanjutan.

Load More