- BRI melaksanakan program TJSL BRI Sahabat Disabilitas 2025-2026 untuk pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.
- Kegiatan awal dilaksanakan di Makassar, melibatkan 90 peserta dalam pelatihan administrasi dan kewirausahaan secara hybrid.
- Pasca-pelatihan, peserta menjalani pemagangan intensif Desember 2025 hingga Februari 2026 untuk mendapatkan pengalaman kerja.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kesetaraan peluang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan bernama BRI Sahabat Disabilitas.
Inisiatif berkelanjutan yang berjalan sepanjang periode 2025 hingga 2026 ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemandirian serta memberdayakan para penyandang disabilitas di berbagai penjuru Indonesia.
Salah satu tonggak penting program ini telah dilaksanakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada pertengahan November 2025.
Diikuti oleh 90 peserta secara hybrid, kegiatan ini mengolaborasikan bimbingan teknis dari para mentor profesional dan praktisi dunia kerja untuk memastikan para peserta siap bersaing di pasar tenaga kerja maupun dunia wirausaha.
Program BRI Sahabat Disabilitas menitikberatkan pada dua pilar kompetensi utama yang sangat dibutuhkan dalam ekosistem kerja modern:
- Pelatihan Administrasi: Peserta dibekali kemampuan teknis mulai dari manajemen data, penyusunan dokumen formal, hingga penguasaan perangkat digital yang menjadi standar di dunia perkantoran.
- Pelatihan Kewirausahaan: Fokus pada pengembangan strategi bisnis mandiri, mencakup perencanaan usaha, teknik pemasaran, hingga keterampilan kreatif dalam pembuatan konten promosi digital.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepercayaan perusahaan terhadap potensi yang dimiliki setiap individu.
“BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas,” ungkap Dhanny dalam keterangan resminya.
Pasca-pelatihan, para peserta tidak langsung dilepas begitu saja. BRI melanjutkan pendampingan melalui sesi pemagangan intensif yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026.
Dalam tahap ini, peserta ditempatkan di berbagai sektor industri, mulai dari kuliner, pariwisata, hingga manufaktur, untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung di lapangan.
Baca Juga: Momen Persija Tiba di Markas Persib Bandung dengan Pengawalan 6 Rantis
Program pemagangan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja profesional sebelum memasuki sesi evaluasi akhir.
Dengan menggandeng berbagai mitra perusahaan, BRI berupaya membuka akses lapangan kerja yang lebih luas dan inklusif.
BRI menegaskan bahwa pemberdayaan disabilitas tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terpadu—meliputi penyediaan sarana, prasarana, hingga peningkatan skill individu.
Melalui BRI Peduli, perusahaan berharap para peserta di Sulawesi Selatan dan sekitarnya tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
-
Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi