Suara.com - Nama Darma Mangkuluhur belakangan ini kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini bermula dari momen romantis saat ia melamar kekasihnya, Patricia Schuldtz, dengan latar pemandangan safari di Afrika Selatan.
Patricia, yang dikenal sebagai seorang DJ, mengungkapkan kebahagiaannya melalui pesan menyentuh tentang kesiapannya mengarungi petualangan hidup bersama pria keturunan Keluarga Cendana tersebut.
Namun, di balik kisah asmaranya, publik lebih banyak dibuat takjub oleh sosok Darma yang memiliki karier gemilang di usia muda. Berikut adalah ulasan mengenai siapa sebenarnya Darma Mangkuluhur dan dari mana saja sumber kekayaannya.
Latar Belakang dan Pendidikan Mentereng
Darma lahir pada 8 Agustus 1998 dengan nama lengkap Darma Mangkuluhur Hutomo. Ia merupakan anak sulung dari pasangan Tommy Soeharto dan Tata Cahyani. Tumbuh besar di lingkungan keluarga pengusaha, pendidikan Darma pun tidak main-main.
Ia menyelesaikan masa sekolah menengah di Singapura sebelum akhirnya terbang ke Spanyol untuk menempuh pendidikan tinggi di EU Business School, Barcelona.
Darma resmi meraih gelar sarjana pada tahun 2019, sebuah modal akademik yang kemudian ia terapkan langsung dalam mengelola berbagai lini bisnis keluarga.
Dari Sirkuit Balap ke Meja Direksi
Banyak yang belum tahu bahwa sebelum terjun ke dunia bisnis, Darma adalah seorang pembalap berprestasi. Ketertarikannya pada dunia otomotif sudah terlihat sejak usia 8 tahun saat ia bergabung dengan Humpuss Junior Racing Team.
Baca Juga: Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha
Sejumlah kompetisi bergengsi seperti Asia Karting Open Championship hingga Asian Formula Renault pernah ia ikuti, membuktikan bahwa ia adalah pribadi yang menyukai tantangan dan kompetisi.
Deretan Bisnis dan Jabatan Strategis
Darma kini dikenal sebagai salah satu pengusaha muda tersukses di Indonesia. Di usianya yang baru menginjak 27 tahun, ia sudah memegang posisi-posisi kunci di berbagai perusahaan besar:
- Komisaris Utama PT Intra GolfLink Resorts (IGR): Darma mengelola lapangan golf mewah seperti Palm Hills di Bogor dan New Kuta Golf di Bali.
- Presiden PT Humpuss Land: Melalui jabatan ini, ia mengawasi proyek properti raksasa, mulai dari pembangunan hotel, resort, hingga pusat data (data center).
- Pengelola Mangkuluhur City: Ia menjabat sebagai Komisaris di PT Wisma Purnayudha Putra yang mengelola gedung perkantoran prestisius di Jakarta.
- Inovasi Kuliner: Darma adalah otak di balik viralnya restoran melayang Lounge in the Sky dan pengelola restoran bergaya Spanyol, Boca Rica Tapas Bar & Lounge.
Masuk Daftar Tokoh Berpengaruh
Kesuksesan Darma bukan sekadar karena nama besar keluarga. Inovasi dan kerja kerasnya diakui secara luas. Pada tahun 2025, namanya masuk dalam daftar bergengsi Fortune Indonesia 40 Under 40.
Penghargaan ini diberikan kepada sosok muda di bawah usia 40 tahun yang dianggap mampu memberikan dampak positif, inovasi, dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Ada Bantuan Hukum ke Pegawai Pajak, Purbaya Klarifikasi: Masih Pegawai, Tak Ada Intervensi