- Pada Rabu (21/1/2026), Badan Pangan Nasional mencatat banyak komoditas strategis mengalami penurunan harga nasional.
- Penurunan harga paling signifikan terjadi pada kelompok cabai, seperti cabai merah besar dan cabai keriting.
- Stabilitas harga juga terlihat pada produk hewani, beras, dan beberapa jenis minyak goreng di pasar nasional.
Di kelompok minyak goreng, Minyakita tercatat Rp17.479 per liter, turun Rp235 atau 1,33 persen. Minyak goreng curah berada di level Rp17.595 per liter, turun Rp82 atau 0,46 persen, sedangkan minyak goreng kemasan tercatat Rp 20.953 per liter, turun tipis Rp 12 atau 0,06 persen.
Adapun pada komoditas ikan, sejumlah harga juga bergerak turun. Ikan tongkol tercatat Rp 36.225 per kilogram, turun Rp277 atau 0,76 persen, sedangkan ikan bandeng berada di angka Rp35.030 per kilogram, turun Rp1.503 atau 4,11 persen.
Namun, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Ikan kembung justru tercatat mengalami kenaikan tipis, dengan harga rata-rata nasional Rp44.233 per kilogram atau naik Rp47 setara 0,11 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Selain komoditas harian tersebut, data BPN juga menunjukkan penurunan harga pada kelompok pangan pokok. Beras premium tercatat Rp15.497 per kilogram, turun Rp98 atau 0,63 persen.
Sementara beras medium berada di level Rp13.448 per kilogram, turun tipis Rp9 atau 0,07 persen. Beras khusus lokal juga ikut turun menjadi Rp15.624 per kilogram, atau turun Rp67 setara 0,43 persen.
Untuk beras SPHP tercatat berada di angka Rp12.436 per kilogram, turun Rp13 atau 0,10 persen. Sedangkan beras medium non SPHP tercatat Rp13.827 per kilogram, turun Rp58 atau 0,42 persen.
Komoditas jagung untuk pakan ternak juga mengalami koreksi. Jagung Tk peternak tercatat Rp6.799 per kilogram, turun Rp231 atau 3,29 persen.
Di sisi lain, harga kedelai biji kering impor terpantau turun menjadi Rp10.756 per kilogram. Angka tersebut turun Rp135 atau 1,24 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja