- Pada Rabu (21/1/2026), Badan Pangan Nasional mencatat banyak komoditas strategis mengalami penurunan harga nasional.
- Penurunan harga paling signifikan terjadi pada kelompok cabai, seperti cabai merah besar dan cabai keriting.
- Stabilitas harga juga terlihat pada produk hewani, beras, dan beberapa jenis minyak goreng di pasar nasional.
Suara.com - Sejumlah komoditas pangan strategis secara umum tercatat mengalami penurunan harga pada Rabu (21/1/2026).
Data tersebut berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang merangkum rata-rata harga pangan nasional dari zona pasar di Indonesia.
Penurunan harga terlihat pada berbagai kelompok komoditas, mulai dari cabai, bawang, hingga produk protein hewani seperti daging dan telur. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.
Salah satu penurunan paling tajam terjadi pada cabai merah besar. Komoditas ini tercatat berada di angka Rp33.111 per kilogram, turun Rp3.706 atau setara 10,07 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Harga cabai merah keriting juga terpantau turun cukup dalam. Rata-rata nasional cabai merah keriting berada di level Rp34.332 per kilogram, turun Rp2.800 atau 7,54 persen.
Sementara itu, cabai rawit merah ikut mengalami koreksi. Harga rata-rata cabai rawit merah tercatat Rp48.536 per kilogram, turun Rp2.414 atau 4,74 persen.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang putih bonggol tercatat berada di angka Rp38.125 per kilogram. Komoditas ini turun Rp539 atau 1,39 persen.
Harga bawang merah juga terpantau mengalami penurunan. Rata-rata nasional bawang merah kini berada di level Rp40.851 per kilogram, turun Rp1.008 atau 2,41 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Harga gula konsumsi juga terpantau melemah tipis. Rata-rata nasional gula konsumsi berada di level Rp18.097 per kilogram, turun Rp29 atau 0,16 persen.
Baca Juga: CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
Selain itu, garam konsumsi tercatat turun Rp314 atau 2,73 persen. Harga rata-rata garam konsumsi kini berada di angka Rp11.177 per kilogram.
Di sisi lain, harga telur ayam ras tercatat Rp30.663 per kilogram. Telur ayam ras mengalami penurunan Rp190 atau 0,62 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Harga daging ayam ras juga terpantau turun. Rata-rata nasional daging ayam ras berada di angka Rp38.604 per kilogram, turun Rp504 atau 1,29 persen.
Sementara komoditas daging, daging sapi murni tercatat Rp135.599 per kilogram atau turun Rp396 (0,29 persen). Sedangkan daging kerbau segar lokal berada di angka Rp136.842 per kilogram, turun Rp4.023 atau 2,86 persen.
Tak hanya itu, daging kerbau beku impor juga mengalami penurunan. Harga rata-rata daging kerbau beku impor tercatat Rp108.693 per kilogram, turun Rp1.987 atau 1,80 persen.
Pada komoditas olahan berbasis gandum, tepung terigu curah tercatat Rp9.627 per kilogram, turun Rp45 atau 0,47 persen. Sementara tepung terigu kemasan berada di level Rp12.757 per kilogram, turun Rp132 atau 1,02 persen.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda