- HSBC Indonesia menargetkan pertumbuhan kartu kredit secara signifikan pada tahun 2026 dengan fokus pada segmen nasabah *affluent*.
- Pertumbuhan didorong oleh perilaku nasabah yang menganggap perjalanan (*travel*) sebagai kebutuhan primer dan bagian dari perencanaan finansial.
- Perusahaan mengadakan HSBC ANA Travel Fair 2026 pada 22–25 Januari di Central Park Mall untuk menguatkan momentum awal tahun.
Suara.com - PT Bank HSBC Indonesia targetkan pertumbuhan kartu kredit meningkat di tahun 2026.
International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra, mengatakan untuk bisnis kartu kredit perusahaan tetap kuat.
Hal ini didorong oleh perubahan perilaku nasabah affluent yang menempatkan perjalanan (travel) sebagai kebutuhan primer.
"Kami melihat travel bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi mandatory lifestyle. Data kami menunjukkan adanya konsistensi peningkatan transaksi di ekosistem travel,” ujar Lanny di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Tahun ini, dia optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan double digit melalui penguatan tiga pilar utama perusahaan, yakni Wealth, Lifestyle, dan International.
Dia menekankan optimisme HSBC bukan tanpa alasan. Berdasarkan Quality of Life Reportter baru yang dirilis perusahaan, mayoritas nasabah kelas menengah-atas, kini mengalokasikan anggaran liburan sebagai bagian dari perencanaan finansial mereka untuk menjaga kesejahteraan mental (wellbeing).
"Hal ini tercermin dari realisasi performa tahun lalu, yang mana transaksi luar negeri kartu kredit HSBC tumbuh signifikan sebesar 10 persen year-on-year (yoy), sementara transaksi di ekosistem travel secara keseluruhan melonjak hingga 15 persen yoy," jelasnya.
Sementara itu, HSBC yang bekerja sama dengan maskapai All Nippon Airways (ANA) telah menggelar kembalinya HSBC ANA Travel Fair 2026, yang akan berlangsung dari 22–25 Januari 2026 di Laguna Atrium, Central Park Mall.
Pagelaran ini menjadi modal kuat bagi perusahaan untuk mematok target agresif pada tahun 2026.
Baca Juga: Panduan Cara Ganti Kartu Debit ATM BRI, BNI, dan Mandiri Kedaluwarsa
Untuk mencapai target pertumbuhan double digit tersebut, HSBC mempertajam proposisi nilai bagi nasabah Premier.
Kemitraan jangka panjang dengan All Nippon Airways (ANA) dan Central Park Mall juga menjadi mesin penggerak utama.
Dengan load factor maskapai yang terus terjaga di angka 90 persen untuk rute internasional, HSBC memanfaatkan momentum ini untuk mengunci volume transaksi sejak awal tahun melalui periode pre-sale yang eksklusif bagi nasabah Premier.
“Kami tidak hanya berperan sebagai bank, tapi sebagai mitra gaya hidup. Dengan mengintegrasikan kebutuhan gaya hidup internasional nasabah ke dalam produk kartu kredit, kami yakin target double digit pada 2026 bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari kuatnya loyalitas nasabah kami,” tukasnya.
Berita Terkait
-
HUT BRI ke-130: Healing & Belanja Jadi Lebih Ringan, Diskon hingga Jutaan Rupiah
-
Tiga Negara Jadi Destinasi Liburan Favorit Warga Indonesia di 2025, Jepang Masih Nomor Satu
-
Dorong Ekonomi Indonesia, HSBC Indonesia Komitmen Bantu UMKM Naik Kelas
-
Persaingan Kartu Kredit Semakin Ketat, Bank Syariah Optimis Bakal Tumbuh Positif
-
HSBC Indonesia Sebut Suntikan Dana Rp200 Triliun Ala Menkeu Purbaya Belum Ngefek
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi
-
Ada 18 Bank Mau Bangkrut di Tahun 2026, Ini Bocorannya
-
Gara-gara Ini, Jumlah Tabungan Rp5 Miliar Meningkat
-
Geopolitik Global Memanas, AWKI Dorong Penguatan UMKM hingga Ketahanan Pangan
-
OJK Serahkan Tersangka Investree ke Kejari Jaksel
-
Mentan Amran Keluarkan Ancaman Tanggapi Keluhan Terkait Impor Sapi
-
LPS: Bunga Penjaminan Simpanan Bank Masih 3,5 Persen
-
Nego dengan Gubernur Papua, Bahlil Jamin Divestasi Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026
-
Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
-
Bahlil Mau Stop Impor BBM di 2027, Harganya Bisa Murah?