- Benny K. Harman pertanyakan bukti niat jahat Nadiem Makarim di kasus Chromebook.
- Tanpa transparansi mens rea, Kejaksaan Agung dinilai rentan menyalahgunakan kekuasaan.
- Mantan anak buah Nadiem bersaksi tidak ada perintah melanggar hukum dalam proyek.
Suara.com - Rapat Kerja antara Komisi III DPR RI dan Kejaksaan Agung di Kompleks Parlemen, Senayan, mendadak memanas pada Selasa (20/1/2026). Politikus senior Partai Demokrat, Benny K. Harman, melontarkan kritik pedas terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.
Benny K. Harman secara gamblang menyatakan keraguannya atas dasar hukum yang digunakan Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam argumennya, Benny mengaku telah menelaah berkas perkara namun gagal menemukan indikasi niat jahat yang dilakukan oleh Nadiem.
"Saya mencoba untuk mendapatkan penjelasan mengenai mens rea, bolak-balik saya cek itu, saya tidak menemukan mens rea-nya. Tapi mungkin akal sehat saya tidak mampu menemukan itu," sindir Benny di hadapan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Menurut Benny, tanpa penjelasan detail mengenai unsur kesengajaan ini, publik akan dengan mudah menyimpulkan bahwa Kejaksaan Agung sedang melakukan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power).
Kritik Benny ini muncul bukan tanpa alasan. Hanya sehari sebelumnya, Senin (19/1/2026), Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang pembuktian yang menghadirkan tujuh saksi.
Salah satu saksi kunci, Hamid Muhammad (Mantan Sekretaris Ditjen PAUD Dikdasmen), justru memberikan testimoni yang meringankan. Menurutnya Nadiem memiliki integritas yang sangat kuat dan tidak pernah memerintahkan Hamid untuk melakukan tindakan yang melawan hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Silaturahmi Makin Mudah, Gojek Hadirkan Solusi Mobilitas Selama Ramadan & Lebaran
-
IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
Purbaya Buka-bukaan Soal Tekor APBN 2026: Ya Memang Kita Desain Defisit
-
Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi
-
Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Daftar Lokasi ATM Rp 20 Ribu Bank Mandiri untuk THR Keluarga
-
Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan
-
Ketegangan Selat Hormuz: Kapal Kontainer Diserang, Dua Tanker Pertamina Terjebak
-
Lebaran 2026: 400 Mal Gelar Diskon 70 Persen, Target Transaksi Tembus Rp53 Triliun