Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan menandatangani Kesepakatan Bersama terkait pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi ini menandai langkah strategis dalam membangun sinergi lintas sektor untuk mendukung penataan dan pengembangan kawasan pesisir secara berkelanjutan, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi masyarakat serta perekonomian wilayah.
“Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di Provinsi DKI Jakarta,” ujar Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud.
Sejumlah rencana program strategis yang disepakati di antaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan pengendalian banjir dan sistem drainase, pengembangan prasarana dan sarana transportasi kepelabuhanan yang terintegrasi, pengembangan kawasan wisata berbasis heritage, serta program pendukung lainnya yang berorientasi pada peningkatan kualitas kawasan pesisir.
Program-program strategis tersebut juga akan menggandeng sejumlah stakeholder terkait yakni Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Dirjen Perkeretaapian, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan berbagai pihak pendukung lainnya.
Plt Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Putut Sri Muljanto, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi strategis ini yang juga sejalan dengan program perusahaan dalam mengelola pelabuhan di kawasan Jakarta Utara.
“Pelindo berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di Provinsi DKI Jakarta melalui kolaborasi yang selaras dengan rencana pembangunan daerah,” ujar Putut.
Di wilayah Jakarta, Pelindo mengelola dua pelabuhan yakni Pelabuhan Sunda Kelapa dan Tanjung Priok. Pelabuhan Sunda Kelapa dikenal sebagai pelabuhan tradisional bernuansa heritage yang menjadi daya tarik wisatawan, sementara Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan modern dan terbesar di Indonesia dengan layanan domestik dan internasional dari berbagai negara.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan produktivitas kawasan Jakarta Utara serta memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar pelabuhan," tutup Putut.***
Baca Juga: Pelindo Dorong Sinergi Maritim Asia Tenggara di ASEAN Ports and Logistics 2025
Berita Terkait
-
Pelabuhan Jadi Simpul, 127 Kapal Bantuan Padati Aceh dan Sumut
-
Pelindo Gelar Live ISPS Code di Celukan Bawang untuk Antisipasi Narkoba hingga Cyber Attack
-
Viral Tanggul Muara Baru Bocor, Pramono Anung: Tanggung Jawab Pelindo, Tapi Kami Bantu Tambal
-
Pelindo Terapkan TBS untuk Tingkatkan Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan
-
Dari Dermaga ke Dunia Pendidikan: Menginspirasi Siswa Jadi Generasi Tangguh
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
-
Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot