- Pelindo telah melayani 127 kapal bantuan logistik di Aceh dan Sumatera Utara melalui tiga pelabuhan utama.
- Pelabuhan Lhokseumawe menjadi simpul distribusi utama, menangani 90 kapal dengan total muatan signifikan.
- Pelindo mendukung distribusi dengan memastikan kelancaran operasional dan memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan.
Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah melayani 127 kapal yang membawa bantuan logistik di Aceh dan Sumatera Utara. Setidaknya ada tiga pelabuhan yang tersibuk melayani kapal bantuan tersebut, Pelabuhan Lhokseumawe, Malayahati, dan Sibolga.
Dari total kunjungan kapal, Pelabuhan Lhokseumawe menjadi simpul utama distribusi dengan melayani 90 kapal dan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit.
Sementara itu, Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit, dan Pelabuhan Sibolga menangani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis.
Bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, hingga sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, mengatakan sebagai operator terminal nonpetikemas, pihaknya memastikan proses bongkar muat bantuan berjalan lancar selama berada di pelabuhan.
"Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan," ujar Ary seperti dikutip, Kamis (22/1/2026).
Sementara, Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, memastikan perusahaan berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan melalui kesiapan fasilitas dan layanan operasional pelabuhan.
"Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan dan kebutuhan masyarakat," katanya.
Data Pelindo mencatat total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit.
Baca Juga: IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
Logistik tersebut mencakup berbagai kebutuhan penting, mulai dari sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil RO (Reverse Osmosis), hingga genset.
Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, Pelindo juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan guna membantu pemerintah dan masyarakat dalam percepatan penanganan bencana.
Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan untuk menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama masa penanganan bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
-
Pensiunan Didorong Tetap Produktif Lewat Program Pemberdayaan
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
InJourney Hospitality Kembalikan Operasikan Hotel Bersejarah di Dekat Malioboro
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
-
Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik