- Pada Rabu (28/1/2026), IHSG anjlok karena MSCI membekukan perubahan indeks terkait isu transparansi kepemilikan saham.
- MSCI menyoroti keraguan investor global mengenai klasifikasi kepemilikan publik yang belum akurat di Indonesia.
- Pembekuan MSCI menghentikan kenaikan FIF dan penambahan saham baru dalam indeks investasi pasar modal global.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Tergerus 14,81% ke level Rp2.300.
Sektor Perbankan: Saham blue chip seperti BBCA melemah 6% ke Rp7.050, diikuti oleh BMRI yang terkoreksi 4,99%.
Saham-saham lain juga menyentuh ARB (Auto Rejection Bawah) seperti RAJA, BUVA, RATU, BULL, INET, DEWA, COIN dan masih banyak lagi.
Kondisi ini menuntut langkah cepat dari regulator, baik BEI maupun OJK, untuk memulihkan kepercayaan investor global melalui kebijakan transparansi kepemilikan yang lebih kredibel agar pasar modal Indonesia tidak semakin terisolasi dari arus modal asing.
DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang sangat tajam, terutama saat terjadi perubahan kebijakan indeks global dan sentimen makroekonomi. Artikel ini disusun sebagai referensi berita pasar modal dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?