- IHSG pada Kamis, 29 Januari 2026, sesi I, turun 492 poin (5,91 persen) mencapai level 7.828 akibat sentimen gabungan.
- Pelemahan IHSG dipicu ultimatum MSCI mengenai transparansi yang mengancam status emerging market Indonesia.
- Perdagangan sempat dihentikan sementara (trading halt) karena volatilitas ekstrem, diperparah peringkat underweight dari Goldman Sachs.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah di perdagangan sesi I, Kamis, 29 Januari 2026. IHSG tercatat merosot 492 poin atau 5,91 persen ke level 7.828, di tengah kombinasi sentimen global dan domestik yang membebani pergerakan pasar.
Seperti dikutip Pilarmas Investindo Sekuritas, Pelemahan IHSG berlanjut akibat tekanan jual di pasar saham sebagai dampak dari ultimatum MSCI.
Keputusan MSCI untuk menghentikan sementara penyeimbangan ulang indeks saham Indonesia, dengan alasan kekhawatiran transparansi kepemilikan, meningkatkan risiko penurunan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.
Kondisi tersebut sempat memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di Bursa Efek Indonesia guna meredam volatilitas ekstrem.
Tekanan semakin kuat setelah Goldman Sachs menurunkan peringkat IHSG menjadi underweight, yang mengguncang kepercayaan investor dan memberikan sentimen negatif terhadap pasar keuangan domestik.
Pada sesi I ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain AGAR, VINS, CTBN, SURE, dan KIOS.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam di antaranya GOLF, JMAS, COIN, BUMI, dan DAAZ.
Pada perdagangan di Sesi I ini, sebanyak 40,58 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 32,52 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,51 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I ini, sebanyak 67 saham bergerak naik, sedangkan 757 saham mengalami penurunan, dan 134 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Kompilasi Purbaya Serang Balik Ekonom di Hadapan Prabowo: Bantah Resesi hingga Rupiah Hancur
-
Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik
-
Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS
-
Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan
-
Nasabah Diminta Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri, Salah Satunya Promo Belanja
-
BCA Ubah Jam Operasional Kantor Cabang Selama Nyepi dan Libur Lebaran, Catat Jadwalnya