- IHSG ditutup menguat 1,8 persen mencapai level 8.329 pada Jumat, 30 Januari 2025, setelah pasar stabil dari tekanan sebelumnya.
- Pemerintah menginstruksikan kenaikan batas investasi dana pensiun dan percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
- Investor saat ini mencermati upaya OJK dan BEI memenuhi persyaratan MSCI menjelang batas waktu evaluasi pada Mei 2026.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melesat pada Jumat, 30 Januari 2025, setelah dua hari terkapar. IHSG naik 1,8 persen ke level 8.329.
Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya melihat, meredanya volatilitas terjadi seiring sikap pelaku pasar yang cenderung wait and see terhadap perkembangan langkah reformasi pasar modal yang tengah disiapkan otoritas.
Sebelumnya, pasar sempat tertekan oleh peringatan dari MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.
Investor kini mencermati upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memenuhi persyaratan MSCI menjelang tenggat Mei 2026. Sejumlah dinamika domestik, termasuk mundurnya Direktur Utama BEI serta instruksi Presiden Prabowo Subianto, juga tidak memicu fluktuasi pasar yang berlebihan.
Presiden Prabowo pada Jumat (30/1) menginstruksikan kenaikan batas investasi dana pensiun dan asuransi menjadi 20 persen dari sebelumnya 8 persen.
Selain itu, pemerintah berencana mempercepat proses demutualisasi BEI serta meningkatkan ketentuan free float minimum dari 7,5 persen menjadi 15 persen guna memperkuat tata kelola dan keterbukaan informasi di pasar modal.
Di sisi lain, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga membuka opsi untuk menjadi pemegang saham BEI setelah proses demutualisasi rampung.
Serangkaian langkah reformasi dan insentif tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang. Meski demikian, investor masih akan mencermati implementasi kebijakan tersebut ke depan.
Untuk pekan depan, pelaku pasar akan dihadapkan pada rilis sejumlah indikator ekonomi domestik penting. Data yang dinantikan antara lain indeks PMI Manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi yang dijadwalkan rilis pada 2 Februari, disusul data pertumbuhan ekonomi pada 5 Februari, serta cadangan devisa dan indeks harga properti pada 6 Februari.
Baca Juga: OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif pada kisaran support 8.150 dan resistance 8.600, dengan level pivot di area 8.400. Apabila IHSG mampu bertahan dan menembus di atas level 8.600, peluang untuk melanjutkan penguatan atau rebound dinilai masih terbuka.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hkjajri ini, sebanyak 55,24 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 41,61 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,32 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 576 saham bergerak naik, sedangkan 205 saham mengalami penurunan, dan 177 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ERTX, ESTI, NZIA, FIRE, ZATA, ELPI, TALF, HAP, RONY, BSIM, AYLS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDO, KIOS, LMPI, VKTR, RMKE, CARE, ESTA, AIMS, PBSA, FPNI, WAPO.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
-
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
-
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun