- HKI mengapresiasi pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai titik balik kebijakan energi nasional.
- Ketua Umum HKI, Ma'ruf Maulana, menekankan kepastian energi andal, terjangkau, dan ramah lingkungan kunci stabilitas investasi.
- Penunjukan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Harian DEN diharapkan menjamin harmonisasi regulasi dan implementasi EBT.
Suara.com - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) memberikan apresiasi tinggi atas langkah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara resmi melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN).
Momentum ini dinilai sebagai titik balik strategis untuk mempertegas arah kebijakan energi nasional di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan energi yang terus melonjak.
Ketua Umum HKI, Muhammad Ma'ruf Maulana, menegaskan bahwa kehadiran DEN sangat relevan bagi sektor industri yang saat ini tengah memacu agenda transisi energi menuju sumber daya yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, kepastian pasokan energi adalah urat nadi bagi stabilitas pertumbuhan ekonomi di tanah air.
Bagi kawasan industri, ketersediaan energi tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga aspek keterjangkauan dan keberlanjutan. Ma'ruf menilai pelantikan DEN sebagai forum lintas sektoral akan mampu menciptakan harmonisasi kebijakan yang selama ini dinanti oleh para pelaku usaha.
“HKI mengapresiasi langkah Presiden melantik Dewan Energi Nasional sebagai forum strategis lintas sektor. Bagi kawasan industri, kepastian energi yang andal, terjangkau, dan semakin ramah lingkungan merupakan prasyarat utama untuk menjaga iklim investasi,” ungkap Ma’ruf kepada media, Minggu (1/2/2026).
Penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Harian DEN juga mendapat respons positif.
HKI meyakini penunjukan ini akan menjamin kesinambungan antara regulasi yang disusun dengan implementasi teknis di lapangan, terutama dalam mempercepat adopsi Energi Baru Terbarukan (EBT).
HKI melihat kawasan industri memiliki peran sentral sebagai ekosistem terintegrasi yang mampu mendukung target penurunan emisi nasional. Beberapa potensi yang siap dioptimalkan antara lain:
- Pemanfaatan Energi Surya: Implementasi panel surya skala kawasan.
- Efisiensi Energi: Optimalisasi pengelolaan beban listrik berbasis teknologi pintar.
- Sistem Kelistrikan Hijau: Integrasi sumber energi rendah karbon tanpa mengorbankan daya saing harga bagi penyewa (tenant).
Ma'ruf menekankan bahwa transisi energi harus dijalankan dengan prinsip keseimbangan.
Baca Juga: Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor
Di satu sisi harus menurunkan emisi, namun di sisi lain harus tetap mampu menjaga posisi kawasan industri sebagai magnet investasi dan penyerap tenaga kerja yang kompetitif di kancah global.
“Kami optimistis Dewan Energi Nasional periode ini mampu menghadirkan kebijakan yang konsisten. Transisi energi harus memperkuat ketahanan nasional sekaligus menjaga daya saing industri,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Tambang Emas Martabe Diserahkan ke Perminas? Ini Penjelasan Bahlil
-
Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya
-
Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua
-
Adies Kadir Bukan lagi Kader, Bahlil: Golkar Sudah Wakafkan untuk Jadi Hakim MK
-
Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China