- Danantara akan menghadiri rapat BEI dengan MSCI di Jakarta pada Senin (2/2/2026) untuk membahas peningkatan kepercayaan investor.
- Danantara akan mendengarkan masukan dari MSCI sebagai bagian komitmen menjaga kepercayaan investor demi pasar modal yang lebih baik.
- Danantara telah aktif membeli saham-saham di pasar modal untuk memperkuat IHSG dan menjaga stabilitas nilai tukar hari itu.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara akan menyaksikan rapat Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan hanya menonton para pejabat BEI yang rapat dengan MSCI. Rapat ini membahas komitmen pasar modal Indonesia dalam meningkatkan kepercayaan investor.
"Ya nanti kan saya hanya ngikutin aja, nonton aja di sini. Ya nanti yang meeting adalah BEI kok, ya meeting BEI," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Kata dia, Danantara pun akan mendengar masukan dari MSCI. Masukan ini akan dijalakan oleh Danantara dalam menjaga kepercayaan investor.
"Jadi tadi kan seperti dibicarakan kemarin dengan MSCI nanti akan bertemu, tentunya kita akan membicarakan semua masukan-masukan dari mereka, yang paling penting kita akan konstruktif, karena at the end yang kita inginkan pasar modal yang lebih baik lagi lah," bebernya.
Dia pun menegaskan bahwa Danantara sudah aktif membeli saham-saham di pasar modal Indonesia. Hal ini untuk menjaga IHSG tidak terlalu melemah pada perdagangan hari ini.
"Mungkin terakhir kami juga di Danantara sudah aktif juga di pasar hari ini, terus kita melakukan aktivitas aktif membeli saham-saham yang kemarin kami bilang memiliki valuasi yang menarik,perusahaan yang baik, dengan cashflow yang baik, dan juga dengan fundamental dan likuiditas yang baik," katanya.
Pandu menambahkan bahwa Danantara aktif membeli saham-saham di pasar modal karena prospeknya yang menarik. Tentunya peran Danantara untuk memperkuat pondasi IHSG dan ekonomi Indonesia.
"Kamu merasa saham-saham di Indonesia itu menarik, karena ekonominya juga bagus dan saya merasa valuasi juga sangat menarik," pungkasnya.
Baca Juga: Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan
-
Review Cashero: Menyajikan Konsep Heroik yang Unik dan Sangat Menghibur!
-
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan
-
Anime Digimon Baru Resmi Diumumkan Jelang Anniversary ke-30, Tayang 2027
-
Dugaan Prajurit TNI Aniaya Brimob Hingga Tewas di Slipi, Mabes TNI: Pasti Diproses!
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review
-
Lewat Roadshow, OBAGI Medical Bawa Edukasi Medical-Grade Skincare di Foreverskin Clinic
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memutihkan Wajah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota