- Pada Selasa (3/2/2026), IHSG menunjukkan sinyal pemulihan didukung oleh *net buy* asing Rp593 miliar, berlawanan dengan penurunan hari sebelumnya.
- Proyeksi analis BNI Sekuritas menyebut IHSG berpeluang *technical rebound* dengan target menguji level resisten kuat di 8.050.
- Saham unggulan seperti BBCA, BBNI, dan TLKM direkomendasikan untuk pembelian, sementara bursa Asia tertekan kecuali Wall Street yang menguat signifikan.
Kospi (Korsel): Anjlok paling dalam sebesar 5,26%.
Hang Seng (Hong Kong): Turun 2,23%.
Nikkei 225 (Jepang): Melemah 1,25%.
Di Jepang, pasar sedang mencermati peta politik menjelang pemilihan majelis rendah. Kemenangan partai Perdana Menteri Sanae Takaichi diprediksi akan memuluskan kebijakan stimulus agresif, yang meskipun baik bagi ekspor karena pelemahan Yen, berisiko menekan pasar obligasi.
Investor juga memperhatikan Nvidia yang mengalami tekanan akibat keraguan pasar terhadap kelanjutan tren Artificial Intelligence (AI).
Laporan terbaru menyebutkan rencana investasi besar Nvidia ke OpenAI senilai US$100 miliar menghadapi hambatan teknis dan administratif.
DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga dan kerugian modal. Seluruh rekomendasi dan analisis teknikal dalam artikel ini merupakan pandangan ahli dari BNI Sekuritas dan Mandiri Sekuritas per Februari 2026 dan bukan merupakan jaminan kepastian keuntungan. Hasil investasi dapat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan geopolitik global. Harap lakukan riset mandiri dan gunakan pertimbangan matang sebelum melakukan transaksi.
Berita Terkait
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Ini Kata Pandu Sjahrir
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG
-
Di Tengah Gejolak IHSG, Saham Fundamental Justru Mulai Dilirik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Indonesia Kebanjiran Arus Modal Asing yang Masuk Meski IHSG Anjlok
-
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam