- Tommy Soeharto telah menyelesaikan divestasi seluruh saham langsungnya di PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) pada 30 Januari 2026.
- Divestasi saham HITS oleh Tommy Soeharto senilai sekitar Rp288,8 miliar dilakukan saat perusahaan berstatus menjadi perusahaan tertutup (go private).
- HITS mencatat pendapatan naik, namun laba bersih anjlok akibat peningkatan beban operasional signifikan per September 2024.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2024, perusahaan mencatatkan performa yang kontradiktif:
Pendapatan: Berhasil naik 19,65 persen menjadi USD 97,91 juta.
Laba Bersih: Sayangnya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk justru anjlok 28,83 persen, dari USD 11,1 juta menjadi hanya USD 7,9 juta.
Anjloknya laba bersih ini terutama disebabkan oleh membengkaknya beban operasional sebesar 26,43 persen secara tahunan (year-on-year).
Selain itu, beban umum dan administrasi juga meningkat 9,28 persen, yang menggerus profitabilitas perusahaan di tengah kenaikan liabilitas yang mencapai 20,15 persen sepanjang tahun berjalan.
Di sisi lain, posisi likuiditas HITS terpantau masih cukup kuat. Per akhir kuartal III-2024, total aset perusahaan tumbuh 14,08 persen menjadi USD 310,1 juta. Jumlah kas dan setara kas juga meningkat menjadi USD 52,02 juta, yang sebagian besar ditopang oleh aktivitas pendanaan melalui pinjaman bank jangka panjang sebesar USD 25,89 juta.
Berita Terkait
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
KB Bank Dorong Wirausaha Muda Berkelanjutan lewat Program Inkubasi GenKBiz Yogyakarta
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Harga Beras Naik di Tengah Deflasi, Harga Eceran Inflasi 3,44 Persen
-
Harga Pangan Nasional Didominasi Penurunan Awal Februari 2026, Beras dan Bawang Merah Terkoreksi
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG