Bisnis / Makro
Selasa, 03 Februari 2026 | 13:41 WIB
PT BUMI Resources Tbk [Suara.com/BUMI-HO Ist]
Baca 10 detik
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil *rebound* dan menguat 10% mencapai Rp242 pada Selasa, 3 Februari 2026.
  • Investor asing mencatatkan beli bersih volume besar pada saham BUMI, berlawanan dengan aksi jual bersih sehari sebelumnya.
  • Penguatan saham BUMI turut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 8.000.

Suara.com - Saham terafiliasi Grup Bakrie dan Grup Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), menunjukkan performa impresif pada perdagangan Selasa (3/2/2026).

Setelah sempat tertekan hebat dalam beberapa hari terakhir, saham BUMI terpantau berbalik arah (rebound) dan melesat hingga ke level Rp250 menjelang pembukaan sesi kedua hari ini.

Pada penutupan sesi pertama, harga saham BUMI tercatat menguat tajam sebesar 10% ke posisi Rp242 per lembar.

Kebangkitan ini menjadi angin segar setelah sebelumnya saham ini mengalami pelemahan ekstrem berturut-turut akibat sentimen negatif terkait peringatan transparansi free float dari indeks MSCI yang mencuat sejak akhir Januari lalu.

Transaksi Fantastis dan Dominasi Investor Asing

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) dan aplikasi Stockbit, saham BUMI menjadi primadona bagi investor internasional pada sesi perdagangan pagi ini. Berikut adalah rincian aktivitas pasarnya:

  • Volume Transaksi: Mencapai 9,771 miliar lembar saham.
  • Frekuensi: Terjadi sebanyak 167 ribu kali transaksi.
  • Nilai Transaksi: Mencatatkan angka yang sangat masif di bursa.
  • Aksi Asing: Investor asing membukukan beli bersih (net buy) terbesar dari sisi volume, dengan total akumulasi mencapai 1.661.027.100 saham.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan perdagangan Senin (2/2) kemarin, di mana saham BUMI justru dilepas oleh asing dengan catatan jual bersih (net sell) senilai Rp51,03 miliar.

Pembalikan posisi ini menunjukkan kembalinya kepercayaan investor terhadap likuiditas dan fundamental emiten batu bara terbesar di Indonesia tersebut.

IHSG Sempat Anjlok, Kini Kembali ke Level 8.000

Baca Juga: 5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG

Penguatan saham BUMI terjadi di tengah situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih sangat fluktuatif. Pada pembukaan pagi tadi, IHSG sempat tersungkur dalam mengikuti tren pelemahan global.

Namun, memasuki sesi kedua, indeks kebanggaan tanah air ini menunjukkan taji dengan berbalik menguat (perkasa) dan berhasil menembus kembali level psikologis 8.000.

Pergerakan positif saham-saham berkapitalisasi besar dan bervolume tinggi seperti BUMI menjadi salah satu motor penggerak pulihnya kepercayaan pasar pada hari ini.


DISCLAIMER: Investasi saham, khususnya pada sektor komoditas seperti BUMI, memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh fluktuasi harga batu bara global, kebijakan indeks internasional (seperti MSCI), serta dinamika pasar modal domestik. Artikel ini merupakan laporan berita bisnis dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investor diharapkan melakukan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi finansial.

Load More