- Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil *rebound* dan menguat 10% mencapai Rp242 pada Selasa, 3 Februari 2026.
- Investor asing mencatatkan beli bersih volume besar pada saham BUMI, berlawanan dengan aksi jual bersih sehari sebelumnya.
- Penguatan saham BUMI turut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 8.000.
Suara.com - Saham terafiliasi Grup Bakrie dan Grup Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), menunjukkan performa impresif pada perdagangan Selasa (3/2/2026).
Setelah sempat tertekan hebat dalam beberapa hari terakhir, saham BUMI terpantau berbalik arah (rebound) dan melesat hingga ke level Rp250 menjelang pembukaan sesi kedua hari ini.
Pada penutupan sesi pertama, harga saham BUMI tercatat menguat tajam sebesar 10% ke posisi Rp242 per lembar.
Kebangkitan ini menjadi angin segar setelah sebelumnya saham ini mengalami pelemahan ekstrem berturut-turut akibat sentimen negatif terkait peringatan transparansi free float dari indeks MSCI yang mencuat sejak akhir Januari lalu.
Transaksi Fantastis dan Dominasi Investor Asing
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) dan aplikasi Stockbit, saham BUMI menjadi primadona bagi investor internasional pada sesi perdagangan pagi ini. Berikut adalah rincian aktivitas pasarnya:
- Volume Transaksi: Mencapai 9,771 miliar lembar saham.
- Frekuensi: Terjadi sebanyak 167 ribu kali transaksi.
- Nilai Transaksi: Mencatatkan angka yang sangat masif di bursa.
- Aksi Asing: Investor asing membukukan beli bersih (net buy) terbesar dari sisi volume, dengan total akumulasi mencapai 1.661.027.100 saham.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan perdagangan Senin (2/2) kemarin, di mana saham BUMI justru dilepas oleh asing dengan catatan jual bersih (net sell) senilai Rp51,03 miliar.
Pembalikan posisi ini menunjukkan kembalinya kepercayaan investor terhadap likuiditas dan fundamental emiten batu bara terbesar di Indonesia tersebut.
IHSG Sempat Anjlok, Kini Kembali ke Level 8.000
Baca Juga: 5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG
Penguatan saham BUMI terjadi di tengah situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih sangat fluktuatif. Pada pembukaan pagi tadi, IHSG sempat tersungkur dalam mengikuti tren pelemahan global.
Namun, memasuki sesi kedua, indeks kebanggaan tanah air ini menunjukkan taji dengan berbalik menguat (perkasa) dan berhasil menembus kembali level psikologis 8.000.
Pergerakan positif saham-saham berkapitalisasi besar dan bervolume tinggi seperti BUMI menjadi salah satu motor penggerak pulihnya kepercayaan pasar pada hari ini.
DISCLAIMER: Investasi saham, khususnya pada sektor komoditas seperti BUMI, memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh fluktuasi harga batu bara global, kebijakan indeks internasional (seperti MSCI), serta dinamika pasar modal domestik. Artikel ini merupakan laporan berita bisnis dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investor diharapkan melakukan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi finansial.
Berita Terkait
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan