Bisnis / Makro
Rabu, 04 Februari 2026 | 20:09 WIB
PT Sanurhasta Mitra Tbk
Baca 10 detik
  • Dittipideksus Bareskrim Polri menyidik PT MINA atas dugaan manipulasi harga saham melalui PT MPAM, melibatkan insider trading.
  • Dugaan praktik tersebut terjadi 2024 hingga 2025, menyebabkan saham MINA melonjak drastis dari Rp40 menjadi Rp488.
  • Tiga tersangka ditetapkan, sementara saham MINA terafiliasi dengan Happy Hapsoro, suami Ketua DPR RI Puan Maharani.

Putra dari pengusaha senior Bambang Sukmonohadi ini dikenal sebagai "silent tycoon" karena lebih banyak bergerak di balik layar melalui kendaraan investasinya, PT Basis Utama Prima (Basis Investment).

Imperium bisnisnya menggurita di berbagai sektor strategis, mulai dari energi, properti, hingga infrastruktur.

Di pasar modal, nama Happy Hapsoro sering kali menjadi magnet bagi investor ritel karena keterlibatannya pada emiten-emiten yang sering mengalami lonjakan harga signifikan.

Selain memiliki kendali mayoritas di MINA (lebih dari 50% secara total), berikut adalah deretan emiten yang terafiliasi atau dimiliki oleh Happy Hapsoro melalui Basis Investment:

Sektor Energi & Migas: PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Odira Energy Persada.

Sektor Properti & Perhotelan: PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) – pengelola Hotel Alila, serta PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT).

Sektor Infrastruktur & Logistik: PT Singaraja Putra Tbk (SINI).

Sektor Lainnya: PT Ratu Prabu Energi Tbk (RATU), PT Minna Padi Investama Tbk (PADI), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT).

Baca Juga: Puan Maharani Soal Bantuan Bencana Dilempar dari Heli: Jaga Martabat Korban

Load More