- PDIP mulai lobi fraksi lain untuk tolak wacana Pilkada via DPRD.
- Puan Maharani tegaskan pintu komunikasi dengan partai lain selalu terbuka.
- Sikap ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi resmi Rakernas PDIP.
Suara.com - Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, memastikan Fraksi PDIP akan menjalin komunikasi intensif dengan fraksi-fraksi lain di parlemen. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Rakernas PDIP yang secara tegas menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikembalikan ke DPRD.
Puan menegaskan, PDIP tidak menutup diri dan justru mengedepankan dialog untuk merumuskan sistem demokrasi terbaik.
"Pasti, Fraksi PDIP akan selalu membuka komunikasi. Komunikasi tidak pernah tertutup," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (13/1/2026).
Meskipun lobi politik mulai dibangun, Puan menyatakan bahwa proses formalisasi usulan ini dalam pembahasan revisi UU Pemilu masih akan bergantung pada dinamika komunikasi antarpartai. Ia juga mengingatkan bahwa prioritas saat ini adalah pembahasan Pileg dan Pilpres.
Rekomendasi Rakernas PDIP
Sebelumnya, dalam penutupan Rakernas I PDIP pada Senin (12/1/2026), partai tersebut secara resmi menyatakan sikap politiknya untuk mempertahankan sistem Pilkada langsung. Rekomendasi yang dibacakan oleh Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham, ini menilai Pilkada langsung sebagai instrumen vital untuk menjaga kedaulatan rakyat.
"Rakernas I Partai menegaskan pentingnya menjaga hak kedaulatan Rakyat untuk menentukan pemimpinnya melalui pelaksanaan Pilkada secara langsung," ujar Jamaluddin.
Selain mempertahankan sistem langsung, Rakernas PDIP juga menyoroti isu tingginya biaya politik. Sebagai solusi, PDIP mendorong adanya transformasi sistem pemungutan suara melalui teknologi dan penegakan hukum yang lebih ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut