- Beras premium & medium naik tipis; SPHP stabil di Rp12.464/kg.
- Harga cabai rawit merah melonjak 4,24% jadi Rp65.648/kg.
- Harga daging ayam, sapi, dan minyak goreng terpantau turun.
Suara.com - Memasuki pekan pertama Februari 2026, kabar kurang sedap datang dari meja makan masyarakat. Sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari beras hingga cabai rawit merah, kompak mengalami kenaikan harga pada Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan pantauan dari Panel Harga Pangan yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui laman resminya, tren kenaikan harga beras mulai membayangi konsumen. Beras premium, misalnya, naik tipis 0,06 persen menjadi Rp15.571 per kilogram. Sementara beras medium merangkak naik 0,18 persen ke level Rp13.401 per kilogram.
Tak hanya itu, beras khusus lokal pun ikut terkerek naik Rp33 (0,21 persen) menjadi Rp15.822 per kilogram. Di sisi lain, harga beras SPHP terpantau masih "jinak" dan stabil di angka Rp12.464 per kilogram.
Kenaikan paling mencolok dialami oleh kelompok hortikultura. Cabai rawit merah mengalami lonjakan signifikan sebesar 4,24 persen atau naik Rp2.673, sehingga rata-rata nasional kini tembus Rp65.648 per kilogram. Mengekor di belakangnya, cabai merah keriting juga naik 1,78 persen menjadi Rp39.945 per kilogram.
Meski beras dan cabai naik, kabar baik datang dari komoditas bawang dan protein hewani. Harga bawang merah tercatat turun 0,67 persen menjadi Rp40.117 per kilogram, disusul bawang putih bonggol yang turun ke Rp38.167 per kilogram.
Untuk urusan lauk pauk, harga daging ayam ras turun tipis ke Rp39.328 per kilogram, dan telur ayam ras melandai ke Rp30.148 per kilogram. Daging sapi murni pun ikut turun tipis 0,08 persen ke level Rp136.494 per kilogram.
Di sektor perikanan, tren justru menunjukkan kenaikan. Harga ikan tongkol, ikan bandeng, dan ikan kembung kompak merangkak naik dengan kisaran 0,4 persen hingga 1 persen.
Data ini merupakan rata-rata nasional dari berbagai zona pasar di Indonesia dibandingkan dengan harga pada Rabu (4/2/2026). Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap fluktuasi harga pangan strategis di tengah dinamika awal tahun ini.
Baca Juga: Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut