- PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melakukan transformasi total identitas dan fokus bisnis setelah kasus IPO, kini dikendalikan oleh PT Morris Capital Indonesia.
- Bisnis minyak dan gas (migas) akan menjadi pilar utama pendapatan baru PIPA, melebihi 50 persen dari total pendapatan perusahaan.
- PIPA berencana Rights Issue pada Q3/Q4 2026 untuk mendukung ekspansi ekosistem baru yang meliputi produksi, trading, dan infrastruktur energi.
Suara.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) mengubah total indentitasnya, setelah dihantam kasus IPO yang diduga tidak layak. Tak hanya ganti nama, fokus Bisnis PIPA juga akan berbeda.
Dengan pengendalai baru PT Morris Capital Indonesia (MCI), PIPA tidak lagi hanya bergantung pada manufaktur pipa PVC. Perseroan kini tengah membangun ekosistem bisnis yang mencakup fasilitas produksi, trading, hingga infrastruktur transportasi energi.
Direktur PIPA, Noprian Fadli, menegaskan bisnis minyak dan gas (migas) akan menjadi tulang punggung utama pendapatan perseroam ke depan.
"Bisnis Migas akan dominan, lebih dari 50 persen porsinya karena itu core bisnis yang akan menjadi pendorong utama. Sementara manufaktur akan menjadi complimentary yang justru bisa lebih besar lagi karena adanya dukungan proyek dari sisi energi," ujar Noprian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Adapun, terdapat tiga fokus dalam menjalankan bisnis baru, pertama meningkatkan fasilitas Produksi dengan fokus pada pendapatan berulang dengan margin keuntungan yang tinggi.
Kedua, perdagangan dan distribusi dengan mengincar volume transaksi dan arus kas yang besar untuk memperkuat ekosistem independen. Ketiga, transportasi dan Infrastruktur dengan membangun armada dan fasilitas penyimpanan sendiri untuk meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas.
Sebagai bagian dari penguatan struktur modal, PIPA berencana melakukan aksi korporasi berupa Rights Issue yang ditargetkan rampung pada Kuartal III atau Kuartal IV tahun 2026.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi lini bisnis baru serta memperkuat fundamental perusahaan.
Selain itu, dalam waktu dekat perseroan akan melakukan perubahan identitas, mulai dari nama perusahaan, logo, hingga domisili, guna mencerminkan nilai baru yang diusung oleh manajemen MCI.
Baca Juga: Dihantam Kasus IPO, Ini Pembelaan Manajemen Baru PIPA
"Segera kita akan melakukan perubahan nama, logo, domisili, dan administrasi lainnya untuk mempertegas transformasi ini," pungkas Noprian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?
-
Dihantam Kasus IPO, Ini Pembelaan Manajemen Baru PIPA
-
Cara Purbaya Kejar Setoran Pajak demi Tax Ratio 12 Persen
-
Purbaya Siapkan Rp 15 Miliar Buat Anggaran Reaktivasi BPJS Kesehatan