- Pada Rabu, 11 Februari 2026, IHSG dibuka menguat signifikan mencapai level 8.185, terapresiasi 0,62 persen hingga pukul 09.10 WIB.
- Transaksi pada waktu tersebut melibatkan 4,35 miliar saham senilai Rp 2,13 triliun; 415 saham menguat dan 147 saham melemah.
- Proyeksi BRI Danareksa Sekuritas menyebut IHSG berpotensi menguat terbatas didukung meredanya tekanan global serta sentimen domestik membaik.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melesat di awal sesi perdagangam, Rabu, 11 Februari 2026. IHSG menguat ke level 8.152.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.10 WIB, IHSG nilainya masih terapresiasi 0,62 persen ke level 8.185.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,13 triliun, serta frekuensi sebanyak 275.900 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 415 saham bergerak naik, sedangkan 147 saham mengalami penurunan, dan 396 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, IFSH, GMTD, FPNI, NIKL, PIPA, WEHA, SOCI, ATIC, PGUN, GRPM, TRON.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SPRE, LION, BLUE, HOMI, AMAG, AMOR, SHIP, OKAS, INDX, DEFI, FMII.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, di tengah meredanya tekanan global dan sentimen domestik yang mulai membaik.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas l, pergerakan pasar global masih berlangsung bervariasi. Di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,10 persen ke level 50.188,14. Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 0,33 persen ke level 6.941,81 dan Nasdaq turun 0,59 persen ke posisi 23.102,48.
Baca Juga: Daftar Saham Lepas Gembok BEI Hari Ini, Bisa Diperdagangkan IHSG
Dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan terakhir ditutup menguat 1,24 persen ke level 8.131. Penguatan ini terjadi meski indeks sempat dibuka melemah akibat sentimen penundaan index review FTSE Russell untuk Maret 2026.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, sentimen tersebut relatif telah diantisipasi oleh pasar. Hal ini tercermin dari penguatan saham-saham berkapitalisasi besar seperti ASII, BMRI, dan TLKM. Namun demikian, penguatan IHSG dinilai belum sepenuhnya solid karena masih dibayangi aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) senilai Rp917 miliar di pasar reguler.
"Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan berpeluang menguat terbatas dengan area support di kisaran 8.000–8.040 dan resistance di level 8.200–8.214," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Adapun katalis positif datang dari meredanya sentimen risk-off global, serta perkembangan pertemuan lanjutan antara MSCI, OJK, dan BEI yang membahas isu transparansi, investability, dan free float pasar modal Indonesia.
Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data tenaga kerja Amerika Serikat, yakni Non-Farm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran, yang berpotensi memengaruhi arah pasar keuangan global dalam jangka pendek.
Dalam riset tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan (stock pick) untuk dicermati, yakni TINS, SOCI, dan BIPI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah Besar Meroket
-
Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis, Akumulasi Penguatan Tetap Tinggi
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI Hari Ini, Bisa Diperdagangkan IHSG
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
-
Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
-
Kebutuhan Konsumsi Naik, Penyaluran Pinjaman di Hari Lebaran dan Puasa Meningkat
-
MSCI Rilis Update: INDF Turun Kelas, Ini Saham-saham yang Didepak Keluar List
-
Kinerja Penjualan Eceran Diramal Terkontraksi, Ini Penyebabnya
-
Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket
-
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?