Bisnis / Keuangan
Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:46 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah badai evaluasi MSCI yang mengguncang pasar modal domestik. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • BEI dorong reformasi: transparansi 1% saham, 28 sub-tipe investor, dan free float 15%.
  • Transaksi harian capai Rp32 triliun, didominasi 21 juta investor ritel domestik.
  • Valuasi IHSG dinilai murah (PER 15-16x), potensi rebound terbuka lebar.

Rasio harga terhadap laba (Price to Earnings Ratio/PER) bursa domestik berada di kisaran 15–16 kali dengan Price to Book Value (PBV) sekitar 2 kali. Angka ini jauh lebih murah dibandingkan bursa global lainnya yang memiliki PER 30–50 kali dan PBV di level 3-5 kali.

“Secara fundamental, pasar kita sudah cukup murah. Jika komunikasi dan reformasi ini berjalan baik, seharusnya ada ruang rebound yang signifikan bagi pasar modal kita,” pungkas David.

Load More