Bisnis / Ekopol
Senin, 16 Februari 2026 | 13:42 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan keamanan adalah kunci utama investasi global saat ini.
  • Investor mancanegara memilih Indonesia karena jaminan keamanan, berbeda dengan negara tetangga yang berisiko penculikan.
  • Pemerintah mewajibkan investasi asing membuka lapangan kerja lokal, khususnya melalui transfer pengetahuan industri.

Dasco mengakui, dinamika sosial di Indonesia cukup tinggi, terutama dengan adanya aksi-aksi unjuk rasa dari kelompok buruh.

Tapi, ia menekankan perbedaan mendasar antara protes demokratis di Indonesia dengan kekacauan keamanan di negara lain.

Di Indonesia, aspirasi buruh disampaikan dengan cara yang tetap menghormati keselamatan jiwa dan aset perusahaan.

“Kalau buruh, paling ya teriak-teriak, habis itu ya sudah pulang,” ucap Dasco.

Ia menambahkan, meskipun ada unjuk rasa, hal tersebut tidak pernah sampai mengancam keselamatan fisik para pengusaha secara sistematis seperti yang terjadi di negara tetangga tersebut.

Faktor inilah yang membuat kepercayaan diri investor tetap tinggi terhadap Indonesia.

"Karenanya, mereka merasa di Indonesia, investasi itu masih tergolong aman sehingga mereka kemudian pilihan nomor satu itu sekarang adalah investasi di Indonesia,” tambahnya.

Investasi Harus Membuka Lapangan Kerja Lokal

Meski menyambut baik antusiasme investor, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tidak ingin Indonesia hanya sekadar menjadi tempat singgah modal tanpa memberikan dampak signifikan bagi rakyat.

Baca Juga: Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi

Dasco menegaskan bahwa pemerintah kini menerapkan syarat yang lebih ketat agar bisnis para pengusaha tersebut turut menghidupkan perekonomian dalam negeri secara nyata.

Salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah industri kendaraan listrik (EV). Pemerintah tidak ingin perusahaan asing hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar atau ladang investasi pabrik semata.

Harus ada transfer pengetahuan dan keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasoknya.

“Dalam waktu dekat, mungkin mereka boleh berjualan mobil. Tapi, sole agent segala macam itu harus dibuka dan dimiliki oleh orang Indonesia. Dengan begitu, kesempatan kerja membuka lapangan kerja itu kemudian akan terbuka luas,” tegas Dasco.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keamanan yang ditawarkan Indonesia dibayar setimpal dengan kesejahteraan bagi masyarakatnya, terutama dalam hal ketersediaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Dengan ekosistem yang dibangun pemerintah, diharapkan kolaborasi antara modal asing, pengusaha nasional, dan tenaga kerja lokal dapat berjalan beriringan menuju Indonesia Maju.

Load More