- IHSG dibuka melesat Rabu pagi ke level 8.269, dengan kenaikan 0,51 persen pada pukul 09.07 WIB.
- Perdagangan mencatatkan transaksi Rp 2,29 triliun melibatkan 4,42 miliar saham, dengan 331 saham menguat.
- Proyeksi IHSG diperkirakan menguat menguji 8.300, didukung sentimen domestik dan antisipasi suku bunga BI.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat saat pembukaan usai libur panjang. IHSG Rabu pagi dibuka ke level 8.269.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.07 WIB, IHSG masih naik 0,51 persen ke level 8.253.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,42 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,29 triliun, serta frekuensi sebanyak 299.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 331 saham bergerak naik, sedangkan 234 saham mengalami penurunan, dan 393 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ROCK, INDS, IFSH, BELL, RMKO, RMKE, BAIK, BWPT, GZCO, GTRA, BESS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, HILL, SOTS GRPM, AYLS, LINK, MANG, SGRO, TRUK, SSTM, NATO, FUJI.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan kembali menguat pada perdagangan hari ini setelah sempat terkoreksi tipis di tengah aksi ambil untung menjelang libur panjang Imlek.
Mengutip riset harian BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan bursa global menjadi sentimen awal yang diperhatikan investor.
Baca Juga: IHSG Diramal Menghijau Usai Libur Panjang, Cek Rekomendasi Saham Ini
Pada perdagangan sebelumnya, indeks di Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average menguat 0,099 persen ke level 49.500,93 dan S&P 500 naik 0,050 persenke posisi 6.836,17. Sementara itu, Nasdaq terkoreksi 0,22 persen ke level 22.546,67.
Secara teknikal IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Indeks diproyeksikan menguji level resistance psikologis 8.300 dengan support terdekat di area 8.150.
"Sentimen positif didukung oleh meredanya tekanan jual, serta konsolidasi dan komunikasi antara Presiden Prabowo dengan pelaku usaha dan konglomerat yang meningkatkan optimisme terhadap prospek ekonomi domestik, ditambah keputusan S&P yang tetap melanjutkan rebalancing indeks Indonesia pada Maret 2026," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset tersebut.
Di sisi lain, pelaku pasar masih mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Bank sentral diproyeksikan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen.
Investor juga tetap mewaspadai tekanan eksternal, termasuk potensi arus keluar dana asing serta dampak penyesuaian rating dan isu MSCI yang dapat membatasi ruang penguatan IHSG dalam jangka pendek.
Dengan kombinasi sentimen domestik yang mulai kondusif dan kehati-hatian terhadap faktor global, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 8.150 dan resistance 8.300 pada perdagangan hari ini.
Adapun rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah BUMI, LEAD, dan DEWA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya
-
Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA
-
IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
-
Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound
-
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik